![]() |
| Foto / Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa saat turun langsung melihat kondisi Sekolah Rakyat, di Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara |
KABARSINJAI.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai memperkuat tindak lanjut terhadap sejumlah rekomendasi perbaikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sinjai. Perhatian diarahkan pada pembenahan sarana dan prasarana serta kesiapan operasional sekolah setelah dilakukan verifikasi dan verifikasi ulang pasca-penonaktifan pembelajaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, selaku Ketua Tim Transisi Sekolah Rakyat Kabupaten Sinjai, turun langsung melihat kondisi di lapangan, Rabu (30/9/2026) pagi.
Sejumlah persoalan masih ditemukan, di antaranya beberapa toilet asrama yang mengalami genangan. Selain itu, lokasi makan peserta didik untuk sementara dipindahkan ke masjid sehingga perlu dipastikan kembali aspek kelayakan, keamanan, dan kenyamanannya.
Andi Jefrianto menegaskan, setiap rekomendasi yang telah diberikan harus ditindaklanjuti secara nyata dan dibuktikan melalui hasil verifikasi di lapangan.
"Setiap OPD terkait harus melakukan pemantauan secara berkala. Jangan hanya setelah ada kunjungan atau pemeriksaan. Pemantauan perlu dilakukan setiap bulan untuk memastikan seluruh rekomendasi benar-benar ditindaklanjuti," tegasnya.
Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah kondisi 30 unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan masih terdapat sejumlah unit yang belum berfungsi optimal karena kendala pada sistem pompa dan instalasi pendukung.
Sekda meminta OPD terkait segera menyelesaikan kendala tersebut sekaligus memastikan setiap perbaikan kembali diverifikasi. Menurutnya, laporan tindak lanjut tidak cukup hanya berupa administrasi, tetapi harus dilengkapi hasil verifikasi dan validasi kondisi sebenarnya di lapangan.
"Kepala OPD agar menugaskan staf atau bidang terkait untuk melakukan pemantauan rutin terhadap pelaksanaan rekomendasi di Sekolah Rakyat," ujarnya.
Ia menambahkan, hasil verifikasi yang dilakukan hari ini menjadi bahan untuk menentukan langkah perbaikan berikutnya, baik menyangkut aspek teknis maupun operasional.
"Hasil verifikasi hari ini menjadi dasar untuk melakukan perbaikan, baik dari sisi operasional maupun teknis. Jika perbaikan telah dilakukan, harus kembali diverifikasi dan dilaporkan secara berkala," jelasnya.
Pemkab Sinjai selanjutnya mendorong penguatan koordinasi antar-OPD agar seluruh rekomendasi dapat ditangani secara bertahap dan tidak ada persoalan yang terlewat. Hasil tindak lanjut tersebut juga akan menjadi bahan pelaporan kepada Kementerian Sosial terkait kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sinjai.
Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, Andi Ilham Abubakar, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Andi Tenri Rawe, Kepala Dinsos, A. Baso Mangunrawa, Kepala DLHK, Abd. Aziz Amin, Kepala Dishub Sinjai, Akbar, serta Kepala BPBD, Muh. Arfah.
(**)




