![]() |
| Foto / Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arof dampingi Menteri Koperasi dan Menteri KKP RI saat melakukan kunjungan ke Kampung Nelaya Merah Putih di Desa Tongke - Tongke, Kecamatan Sinjai Timur |
KABARSINJAI.COM - Sebanyak 13 ton ikan tuna dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, dikirim menuju Jakarta, Jumat (25/9/2026). Aktivitas tersebut menjadi salah satu gambaran potensi perikanan Sinjai yang terus didorong agar memberi nilai tambah bagi masyarakat pesisir.
Di tengah aktivitas tersebut, kawasan KNMP Tongke-Tongke mendapat kunjungan langsung Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Kunjungan dua menteri Kabinet Presiden Prabowo Subianto itu menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan KNMP sekaligus membahas penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir, pengembangan koperasi, dan tata kelola kawasan nelayan.
Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyambut kunjungan tersebut dengan menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan Sinjai.
"Kabupaten Sinjai adalah daerah yang dianugerahi potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar," kata Ratnawati.
Ia menyebut, wilayah laut Sinjai mencapai kurang lebih 901,67 kilometer persegi, dengan potensi produksi perikanan tangkap sekitar 55.000 ton per tahun dan potensi budidaya sekitar 38.894 ton. Sinjai juga memiliki garis pantai sekitar 28 kilometer.
Menurut Ratnawati, potensi tersebut perlu dikelola secara profesional agar tidak hanya menjadi angka produksi, tetapi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor kelautan dan perikanan.
"Besarnya potensi yang kita miliki harus diikuti dengan pengelolaan yang baik dan profesional, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat," ujarnya.
Ratnawati berharap keberadaan KNMP dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Menurutnya, KNMP bukan sekadar pembangunan sarana dan prasarana, tetapi harus diarahkan pada penguatan aktivitas ekonomi nelayan dan pengembangan potensi perikanan.
"Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar program pembangunan fisik. Lebih dari itu, KNMP ini merupakan bagian dari enam program prioritas nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI," jelasnya.
Ia berharap program tersebut dapat ikut mendukung swasembada pangan nasional, mendorong ekonomi biru sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, serta membantu mengurangi kemiskinan di wilayah pesisir.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat juga memperkuat sinergi program melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang pemberdayaan dan pengembangan koperasi serta Surat Keputusan Bersama terkait tata kelola operasional KNMP.
Bagi Sinjai, perhatian pemerintah pusat terhadap KNMP Tongke-Tongke diharapkan membuka ruang lebih besar untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan, sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dirjen Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan, Ketua Satgas Operasional KNMP, Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda, Ketua DPRD Sinjai, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai.
(**)




