,

Menu Utama

Edukasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Sinjai Gelar Diskusi Partisipatif

, Senin, Juni 08, 2026 WIB Last Updated 2026-06-08T05:42:50Z

 

Foto/ Kepala Kesbangpol Sinjai, Akbar Juhamran saat membuka Diskusi Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Aula Serbaguna Dispusip Sinjai

KABARSINJAI.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sinjai menggelar Diskusi Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Aula Serbaguna Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sinjai, Senin (8/6/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai unsur masyarakat dan dibuka oleh Bupati Sinjai yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sinjai, Akbar Juhamran.


Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Akbar mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menambah pengetahuan terkait pengawasan partisipatif.


“Pada kesempatan ini saya berpesan kepada seluruh peserta manfaatkan momen ini sebaik-baiknya. Serap ilmu dari para narasumber, bangun jejaring antar sesama peserta, jadilah pelopor, tularkan semangat pengawasan partisipatif ini ke lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, dan komunitas Bapak dan Ibu sekalian,” terang Akbar 


Ketua Bawaslu Sinjai, Muhammad Arsal Arifin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat menjelang Pemilu 2029.


“Pemilu 2029 memang masih lama, tetapi peran Bawaslu tidak pernah berhenti. Salah satu tugas krusial kami saat ini adalah mengedukasi masyarakat di masa pra-pemilu,” ujar Arsal.


Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mendukung pengawasan setiap tahapan pemilu. Karena itu, Bawaslu terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif melalui berbagai kegiatan edukasi.


Ia juga menyampaikan bahwa Bawaslu Sinjai telah merekrut hampir 100 kader yang akan menjadi mitra strategis dalam mendukung tugas pengawasan.


“Saat ini, hampir 100 kader telah kami rekrut untuk menjadi mitra strategis Bawaslu di semua tahapan. Tujuan utamanya jelas, yakni meningkatkan kualitas demokrasi kita,” pungkasnya.


Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris dan jajaran Bawaslu Sinjai. Melalui pendidikan pengawas partisipatif, diharapkan masyarakat semakin memahami perannya dalam mengawal proses demokrasi.


(**)


Iklan