Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Musrenbang Sinjai Timur di Pantai Marannu, Bupati Ratnawati Dorong Partisipasi Desa dan Promosi Wisata

Azifa
, Jumat, Februari 06, 2026 WIB Last Updated 2026-02-06T02:42:21Z

Bupati Ratnawati Arif menghadiri Musrenbang kecamatan Sinjai Timur di Pantai Marannu. (Wenk)

KABARSINJAI.COM, - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Sinjai Timur digelar Jumat (6/2/2026), pagi dengan nuansa berbeda. 


Kegiatan ini dipusatkan di obyek wisata Pantai Marannu, Desa Pasimarannu, Kecamatan Sinjai Timur, dan dihadiri langsung oleh Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif.  


Pemilihan lokasi di Pantai Marannu bukan hanya sebagai tempat musyawarah, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi wisata daerah. 


Musrenbang di Pantai Marannu menjadi bukti bahwa perencanaan bisa dikemas lebih hidup di ruang terbuka yang menyatukan alam, masyarakat, dan pemerintah. 


Dengan cara ini, Pemerintahan Kecamatan Sinjai Timur dan masyarakat bukan hanya menyusun RKPD 2027, tetapi juga memperkuat identitas lokal dalam membangun sambil mempromosikan wisata.


Bupati Ratnawati, manyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musrenbang di pantai Marannu. Ia menegaskan pemilihan lokasi ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan sekaligus memperkenalkan destinasi wisata unggulan Sinjai Timur.  


"Ini bagian kerja baiknya seluruh Desa di Kecamatan Sinjai Timur," pungkasnya didampingi Anggota DPRD Sinjai Ardiansyah Haris, Camat Sinjai Timur, A. Saoraja Ari Lesmana, dan Kepala Bappeda Sinjai Haerani Dahlan selaku koordinator tim Musrenbang.


Dalam forum terbuka ditingkat Kecamatan Sinjai Timur, Bupati Ratnawati menyampaikan Musrenbang kecamatan ini merupakan kelanjutan dari proses perencanaan yang dimulai dari Musrenbang Desa.


Olehnya itu, orang nomor satu di Kabupaten Sinjai ini berharap desa dan kelurahan di wilayah Sinjai Timur dapat mengambil peran aktif serta memberikan kontribusi nyata dalam menyusun program pembangunan. Termasuk mengingatkan akan pentingnya komunikasi aktif agar aspirasi masyarakat benar-benar terserap. 


“Aspirasi ini harus terserap melalui komunikasi aktif dengan tetap mempertimbangkan asas efektivitas, efisiensi, serta kemampuan keuangan daerah dan desa. Semua harus berangkat dari kebutuhan masyarakat yang nantinya menjadi dasar program pembangunan tahun 2027," harapnya.


Musrenbang Kecamatan Sinjai Timur sendiri adalah pelaksanaan Kecamatan  kedelapan yang dikunjungi tim Musrenbang Kabupaten untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah.


Turut hadir unsur Tripika Kecamatan Sinjai Timur, jajaran Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Sinjai, para Kepala Desa Se-Kecamatan Sinjai Timur, tokoh masyarakat, agama, perempuan, forum anak serta masyarakat lainnya. (*)

Iklan