Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Bupati Ratnawati Puji Gubernur Sulsel, Jembatan Balampangi Penyambung Asa Masyarakat Sinjai-Bulukumba

Azifa
, Sabtu, Januari 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T03:37:52Z




Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif dan Bupati Bulukumba A Muchtar Ali Yusuf meresmikan jembatan Sungai Balampangi. (Atir)

KABARSINJAI.COM
, - Jembatan Sungai Balampangi yang terletak di Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai (poros Sinjai-Kajang Bulukumba) diresmikan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu (31/1/2026) pagi.


Pemanfaatan secara resmi jembatan penghubung dua Kabupaten ini ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita oleh Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif, dan Bupati Bulukumba A. Muchtar Ali Yusuf.


Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel, Ir. H. Andi Ihsan, menjelaskan pembangunan jembatan ini sempat dimulai pada 2022 dengan anggaran Rp2,3 miliar. Namun proyek tersebut mangkrak, hanya mencapai 18 persen dengan pemasangan 20 tiang pancang dan serapan anggaran sekitar Rp400 juta.  


"Pembangunan kemudian dilanjutkan pada 2025 dengan tambahan anggaran Rp3,4 miliar hingga akhirnya rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat," ujarnya.


Di hadapan Gubernur Sulsel, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Sulsel, yang telah hadir langsung meresmikan Jembatan Sungai Balampangi. Menurutnya, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol pemerataan pembangunan, dan sebagai akses vital penghubung Sinjai–Bulukumba.


Baginya, peresmian ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah kehormatan besar, sebuah tanda nyata bahwa perhatian pemerintah provinsi benar-benar menyentuh masyarakat di pelosok. Jembatan Balampangi, yang sempat terhenti pembangunannya selama bertahun-tahun, kini berdiri kokoh.


“Jembatan ini bukan hanya tumpukan beton dan besi, Ia adalah penyambung asa, penghubung harapan yang sempat terpisah selama empat tahun. Kehadirannya adalah roh ekonomi baru yang akan memperkuat daya saing Sinjai ke depan," jelasnya.


Bupati Ratnawati, menegaskan bahwa jembatan ini adalah milik bersama. Ia menutup dengan ucapan terima kasih yang tulus kepada Gubernur Sulsel atas komitmen dan kerja kerasnya dalam pemerataan pembangunan.  


"Jembatan yang diresmikan ini adalah milik kita dan untuk kita semua. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pak Gubernur yang telah berkomitmen dalam pemerataan pembangunan," tuturnya.


Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan Sungai Balampangi yang kini resmi menghubungkan Kabupaten Sinjai dan Bulukumba.  


Ia mengingatkan kembali perjalanan panjang masyarakat setempat yang selama bertahun-tahun hanya mengandalkan jembatan darurat dari kayu dan batang kelapa untuk melintas. 


“Alhamdulillah, hari ini kita berada di Desa Bua, menyaksikan jembatan yang luar biasa ini akhirnya bisa dimanfaatkan. Setelah sekian lama masyarakat menggunakan kayu dan kelapa, kini hadir jembatan permanen yang lebih aman dan kokoh,” ujarnya.  


Andi Sudirman menegaskan, kehadiran Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif dan Bupati Bulukumba A Muchtar Ali Yusuf, menjadi simbol kebersamaan, sekaligus menegaskan bahwa wilayah perbatasan ini memiliki peran penting sebagai jalur distribusi hasil perikanan dan pertanian.  


Terakhir, Andi Sudirman juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sinjai, khususnya kepada masyarakat setempat atas penyelesaian pembangunan jembatan yang membutuhkan proses yang lebih lama.


Peresmian jembatan Sungai Balampangi turut disaksikan anggota DPRD Provinsi Sulsel dapil Sinjai-Bulukumba, Anggota DPRD Sinjai dan Bulukumba, Forkopimda Sinjai, Sekda Sinjai, Kepala OPD Pemprov Sulsel, Kepala OPD Pemkab Sinjai, Camat Tellulimpoe, para kepala Desa Se-kabupaten Sinjai serta masyarakat setempat. (*)

Iklan