Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Lima Hari Pencarian, Nelayan Sinjai Ditemukan Mengambang di Perairan Bulukumba

Stmniar
, Rabu, Februari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-02-04T15:29:35Z
TIMSAR Gabungan saat mengevakuasi Muh Aidil Takbir  (20) Nelayan yang terjatuh dari  perahu di perairan Limpoge, Kecamatan Pulau Sembilan

KABARSINJAI.COM, -Hari kelima Pencarian Muh Aidil Takbir (20) Anak Buah Kapal (ABK) kapal penangkap ikan (Paggae) KM 3 Putri 77 milik H. Ridwan dan juragan Tamrin diduga terjatuh dari perahu di perairan Limpoge, Kecamatan Pulau Sembilan Sabtu lalu akhirnya ditemukan, Rabu (4/2/2026) sore.


Korban ditemukan berawal dari laporan Nelayan asal Kabupaten Bulukumba melalui media sosial bahwa ia menemukan mayat mengapung diperairan pesisir Turungan Beru saat hendak berlabuh di Pelabuhan Herlang, Kabupaten Bulukumba.


"Diterima laporan dari media sosial bahwa nelayan asal Kab. Bulukumba menemukan mayat yang mengapung diperairan pesisir Turungan Beru pada pukul 15:30 Wita saat hendak berlabuh di Pelabuhan Herlang. Nelayan tersebut melakukan evakuasi," Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Oktave Amir.


Setelah menerima Laporan, TIMSAR Gabungan bergerak ke Dusun Balangerasa, Kel. Bontokamase, Kec. Herlang Kab. Bulukumba untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.


"TIMSAR Gabungan bergerak menuju lokasi via darat ke Dusun Balangerasa Kel. Bontokamase Kec. Herlang Kab. Bulukumba, pada pukul 17:30 Team tiba di lokasi," lanjutnya.


Saat tiba di lokasi TIMSAR Gabungan langsung melakukan evakuasi ke titik lokasi korban menggunakan perahu karet, Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Herlang untuk diotopsi selanjutnya dibawa kerumah duka.


Diketahui, Muh Aidil Takbir, ABK asal Jl. Cakalang, Kelurahan Lappa dilaporkan hilang saat melaut dan diperkirakan jatuh dari kapal Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 06:30 Wita, hal itu pertama kali disadari Juragan Kapal, Tamrin dan langsung melakukan pencarian.(*)

Iklan