Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

BUMDes Padaidi Palae Luncurkan Unit Usaha Penggemukan Sapi, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa

Azifa
, Selasa, Januari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T13:51:51Z

Peluncuran BUMDES Padaidi Desa Palae. (Ist)

KABARSINJAI.COM, - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) 'Padaidi' Desa Palae, Kecamatan Sinjai Selatan terus memperkuat perannya dalam mendorong ekonomi desa. 


Dalam kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula Kantor Desa Palae, BUMDes Padaidi secara resmi meluncurkan Unit Usaha Penggemukan Sapi sebagai program unggulan baru, Selasa (20/01/2026).


Peluncuran unit usaha ini dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara BUMDes Padaidi dan 13 peternak lokal yang akan menjadi mitra pelaksana di lapangan. 


Program tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan ketahanan pangan nasional, di mana pemerintah desa mengalokasikan 20 persen Dana Desa untuk mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.


Direktur BUMDes Padaidi, Irmayanti menyebut peluncuran unit usaha penggemukan sapi merupakan langkah strategis yang didasarkan pada potensi lokal Desa Palae.


“Hari ini menjadi tonggak baru bagi BUMDes Padaidi. Selain melaporkan kinerja unit usaha yang sudah berjalan, kami juga resmi memulai unit usaha penggemukan sapi. Harapannya, BUMDes semakin maju, profesional, dan benar-benar menjadi penggerak ekonomi yang menyejahterakan warga,” ujar Irmayanti.


Kegiatan LPJ tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Sinjai, pendamping kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua dan Anggota BPD, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengawas BUMDes, imam desa, kepala dusun, serta tokoh masyarakat.


Kepala Desa Palae, Irham Asfar dalam sambutannya menegaskan dukungan penuh pemerintah desa terhadap pengembangan unit usaha baru BUMDes.


“Kemitraan dengan 13 peternak ini adalah bukti bahwa pemerintah desa ingin masyarakat terlibat langsung. Dana Desa untuk ketahanan pangan harus dikelola secara serius melalui BUMDes agar perputaran modal desa bisa berkelanjutan,” tegasnya.


Sementara itu, perwakilan Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Sinjai memberikan apresiasi atas transparansi pengelolaan BUMDes dan inovasi yang dilakukan Desa Palae. 


Menurutnya, pelaporan usaha lama yang disertai peluncuran usaha baru dalam satu momentum menunjukkan sinergi dan perencanaan yang matang.


Dalam forum LPJ tersebut juga dipaparkan capaian sejumlah unit usaha BUMDes Padaidi sepanjang tahun 2025.


Di antaranya unit perdagangan LPG yang mampu menjaga stabilitas pasokan gas melon, unit pembayaran online (PPOB) yang memudahkan warga membayar berbagai tagihan, serta unit penyewaan kursi dan meja yang memberikan kontribusi pendapatan rutin dari kegiatan hajatan warga.


Acara ditutup dengan penandatanganan kerja sama secara simbolis antara Direktur BUMDes dan perwakilan peternak, disaksikan seluruh undangan. 


Dengan penguatan unit usaha dan kolaborasi bersama masyarakat, BUMDes Padaidi menargetkan kemandirian ekonomi desa yang lebih kuat pada tahun 2026. (*)

Iklan