,

Menu Utama

Ratusan Pelaku UMKM dan Pencari Kerja di Sinjai di Bekali Pelatihan TMT dan PBL Smart Sector

, Senin, September 08, 2025 WIB Last Updated 2025-09-08T06:24:15Z

 

Foto/Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif saat membuka Pelatihan Tailor Made Training dan PBL Smarr Sector, Senin (08/092025) di Halaman UPTD BLK Sinjai, Jalan Andi Mandasini. 


KABARSINJAI.COM - Dinas Koperasi, UMKM dan Ketanagakerjaan Kabupaten Sinjai mengadakan pelatihan  Tailor Made Training (TMT) dan Project Based Learning (PBL) Smart Sector.


Pelatihan ini.meliputi kejuruan Las, menjahit, Otomotif Roda Dua, Otomotif Roda Empat, Smart Medsos UMKM, pelatihan Smart Building, pelatihan TIK dan Smart Farming.


Kegiatan tersebut dimulai, Senin (08/09/2025) dan dibuka langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di.Halaman UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Sinjai, Jalan Andi Mandasini. 


Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Ketanagakerjaan Sinjai, r. H. Ramlan Hamid mengatakan pelatihan ini dilaksanakan dengan bekerjasama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng.


Adapun tujuannya untuk memberikan bekal keterampilan praktis kepada masyarakat, pencari kerja, dan pelaku UMKM agar mampu bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri. 


Selain itu, juga untuk mendorong terwujudnya tenaga kerja yang produktif, kompeten, dan sesuai dengan kebutuhan industri maupun instansi pemerintah. 


"Jadi.kegiatan ini kita melibatkan  peserta  dari masyarakat umum, pencari kerja, pelaku UMKM, serta beberapa OPD dengan jumlah keseluruhan sebanyak 224 orang," Sebut Ramlan dalam laporannya. Kegiatan ini dijadwalkannl akan berlangsung hingga 23 Septemver 2025 


Pelatihan  Tailor Made Training (TMT) dan Project Based Learning (PBL) Smart Sector disambut baik oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati. 


Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa peningkatan kualitas SDM, khususnya tenaga kerja, merupakan prioritas penting dalam pembangunan daerah. 


Melalui kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui BPVP Bantaeng, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan etos kerja, kemandirian, serta daya saing. 


"Khusus untuk pelatihan smart media sosial UMKM, ini adalah langkah strategis untuk membekali pelaku usaha kecil menengah kita dalam memanfaatkan teknologi digital guna memperluas pasar, meningkatkan promosi, dan memperkuat daya saing produk lokal Sinjai,"kata Ratnawati.


Lebih lanjut dikatakan bahwa, tantangan dunia kerja saat ini semakin ketat, baik karena perkembangan teknologi, globalisasi, maupun perubahan pola ekonomi. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan kerja dan produktivitas adalah kunci agar generasi muda mampu bersaing dan mengambil peran penting dalam pembangunan.


"Kami berharap setelah pelatihan ini, lahir tenaga-tenaga terampil, wirausaha baru, serta inovator muda yang dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Sinjai," tutupnya.


Sebelumnya,  acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai Dr. Mansyur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Lukman Dahlan, Kepala Bappeda Sinjai Haerani Dahlan  dan Kepala BPVP Bantaeng Ashari Arifuddin. (**)

Iklan