![]() |
| Foto/ Ketua TP PKK Sinjai, Rozalina Mahyanto ikuti peluncuran Gerakan Pangan Murah secara serentak di 24 Kabupaten/Kota Se Sulsel melalui via zoom dari Gedung PKK Sinjai |
KABARSINJAI.COM - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota. Di Kabupaten Sinjai, kegiatan peluncuran tersebut diikuti secara virtual oleh Ketua Tim Penggerak PKK Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, dari Gedung PKK Sinjai, Rabu (11/3/2026).
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau menjelang hari raya.
Gerakan Pangan Murah merupakan kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, TVRI Stasiun Sulsel, serta TP PKK Provinsi Sulsel. Melalui program ini, berbagai komoditas pangan dijual langsung kepada masyarakat dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Dalam arahannya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempersingkat rantai distribusi pangan. Dengan menghadirkan distributor dan pelaku usaha secara langsung, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih murah.
Selain itu, Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Pangan (Saber Pangan) di tingkat kabupaten/kota juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap potensi lonjakan harga sejumlah komoditas, khususnya cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Ketua TP PKK Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang meningkatnya permintaan saat Lebaran.
Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berbelanja pada kegiatan pasar murah yang digelar di tingkat kabupaten dan dipusatkan di Halaman Masjid Agung Nujumul Ittihad.
Rozalina berharap program Gerakan Pangan Murah tidak hanya membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah di Kabupaten Sinjai. (**)










