![]() |
| Foto / DPK BKPRMI Kecamatan Sinjai Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan Al-Qur’an di tingkat desa. |
KABARSINJAI.COM - Dewan Pengurus Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK BKPRMI) Kecamatan Sinjai Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan Al-Qur’an di tingkat desa.
Hal itu diwujudkan melalui kunjungan pengurus DPK BKPRMI Sinjai Timur ke TK TPA Pelita Syurga, Dusun Babana, Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, yang baru terbentuk dan terdaftar sebagai binaan BKPRMI.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPK BKPRMI Sinjai Timur, Firdaus Amsul, Selasa (25/08/2026) sore kemarin.
Dalam kesempatan itu, pengurus juga menyerahkan bantuan berupa buku Iqra dan mushaf Al-Qur’an untuk mendukung aktivitas belajar mengaji para santri.
Kepada suara bersatu, Rabu (26/08/2026), Firdaus mengatakan, TK TPA Pelita Syurga merupakan salah satu lembaga pendidikan Al-Qur’an yang baru bergabung dalam pembinaan BKPRMI Sinjai Timur. TPA tersebut baru berdiri sekitar satu bulan lalu.
“Kami melakukan kunjungan ke TK TPA binaan kami yang baru terdaftar di BKPRMI. Lokasinya berada di Dusun Babana, Desa Tongke-Tongke, dan baru terbentuk kurang lebih satu bulan yang lalu,” ujar Firdaus.
Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk silaturahmi, tetapi juga sebagai wujud apresiasi dan dukungan DPK BKPRMI Sinjai Timur terhadap para pengelola dan santri yang mulai membangun aktivitas pendidikan Al-Qur’an di lingkungan masyarakat.
“Sebagai bentuk apresiasi dari pengurus DPK BKPRMI Kecamatan Sinjai Timur, kami melakukan kunjungan sekaligus membawa hadiah berupa Al-Qur’an dan Iqra untuk dipakai para santri belajar mengaji,” katanya.
Firdaus berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang proses pembelajaran dan semakin menumbuhkan semangat para santri dalam mempelajari serta mencintai Al-Qur’an.
Ia juga menegaskan bahwa DPK BKPRMI Sinjai Timur akan terus memberikan perhatian dan pembinaan kepada TK TPA yang berada di wilayahnya, khususnya lembaga yang baru tumbuh dan membutuhkan dukungan dalam menjalankan aktivitas pendidikan keagamaan.
(**)




