,

Menu Utama

Usai Tongke-Tongke, Sinjai Kembali Ajukan 3 Desa untuk Kampung Nelayan Merah Putih

, Selasa, Mei 26, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T02:40:52Z

 



KABARSINJAI.COM - Tiga desa di Kabupaten Sinjai diusulkan masuk dalam program nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai upaya memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.


Usulan tersebut diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Perikanan dan kini telah memasuki tahap survei lapangan oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kenelayanan Dinas Perikanan Sinjai, Budiaman mengatakan ketiga desa yang diusulkan yakni Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur, Desa Pulau Padaelo, dan Desa Pulau Harapan yang berada di Kecamatan Pulau Sembilan. 


“Pemerintah daerah telah mengusulkan tiga desa untuk menjadi KNMP dan saat ini sudah dilakukan survei oleh pihak KKP,” kata Budiaman saat ditemui di kantornya, Selasa (26/5/2026).


Menurutnya, Pemkab Sinjai kini tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat terkait desa yang akan ditetapkan sebagai lokasi program tersebut. Ia berharap penetapan dapat segera dilakukan mengingat pembangunan KNMP ditargetkan mulai berjalan tahun 2026.


Dari tiga desa yang diusulkan, Desa Sanjai disebut menjadi salah satu wilayah yang paling siap untuk menjalankan program itu. Selain didukung infrastruktur jalan yang memadai, mayoritas masyarakatnya juga menggantungkan hidup dari hasil tangkapan laut.


“Desa Sanjai sangat potensial karena sarana dan prasarananya cukup mendukung. Aktivitas ekonomi masyarakat di sana juga didominasi sektor perikanan tangkap,” jelasnya.


Program KNMP merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional.


Melalui program ini, pemerintah diharapkan menghadirkan berbagai fasilitas penunjang seperti pengembangan budidaya perikanan, cold storage untuk penyimpanan hasil tangkapan, SPBU khusus nelayan, hingga tempat tambat perahu yang lebih representatif.


Keberadaan fasilitas tersebut diyakini dapat membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan, meningkatkan nilai jual ikan, sekaligus memperlancar aktivitas melaut.


Pemkab Sinjai pun optimistis program tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah.


“Kami berharap program KNMP segera direalisasikan agar mampu mendorong percepatan penghapusan kemiskinan masyarakat pesisir,” tutup Budiaman.


Sekedar diketahui, tahun sebelumnya Pemerintah pusat telah membangun kampung nelayan di Desa Tongke - Tongke, Kecamatan Sinjai Timur dan tahun ini Pemkab Sinjai kembali mengusulkan program yang sama.  (**)


#####

Iklan