KABARSINJAI.COM - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Majelis Da'i Muda (MDM) Kabupaten Sinjai periode 2026–2030 resmi dilantik dirangkaikan dengan rapat kerja di Aula Serbaguna Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sinjai, Senin (25/05/2026).
Pelantikan pengurus dilakukan langsung Ketua DPP MDM, Ikhwan Bahar, dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai, Andi Ariany Djalil, perwakilan Kodim 1424 Sinjai, Kepala Badan Kesbangpol Sinjai, Muh. Akbar Juhamran, perwakilan Kementerian Agama Sinjai, pimpinan BAZNAS Sinjai, dewan pembina MDM Sinjai, serta jajaran pengurus MDM Sinjai.
Ketua DPP MDM, Ikhwan Bahar, mengungkapkan bahwa organisasi tersebut berawal dari diskusi sederhana di kalangan anak muda hingga akhirnya berkembang menjadi lembaga resmi yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM.
“MDM sebenarnya ini berawal dari ruang-ruang ngopi. Inilah yang berkembang sehingga kami mengurus untuk didaftar ke Kemenkumham agar menjadi lembaga resmi. Kami titip amanah kepada teman-teman yang sudah dilantik hari ini untuk membentuk pengurus di tingkat kecamatan dan memperkuat program kerja,” katanya.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dapat memberikan ruang bagi para da'i muda untuk berdakwah di berbagai instansi.
Sementara itu Ketua DPD MDM Sinjai, Munawwirul Alma Arif menegaskan bahwa kehadiran MDM bukan untuk menunjukkan superioritas dalam beragama, melainkan sebagai wadah anak muda yang ingin mengambil peran dalam perjuangan dakwah.
“Majelis Dai Muda Sinjai lahir bukan karena kita merasa lebih alim, bukan pula karena kita merasa paling suci. Kita hadir karena kita adalah tetesan embun yang mencoba membasahi tanah yang kering. Kita adalah sekumpulan anak muda yang berikhtiar memikul amanah dakwah,” ujarnya.
Ia menambahkan, dakwah di era saat ini tidak lagi sekadar soal retorika di atas mimbar, tetapi bagaimana menghadirkan nilai-nilai Islam dengan pendekatan yang penuh kasih dan mudah diterima masyarakat.
Dalam sambutannya, Andi Ariany Djalil menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru MDM Sinjai yang dinilai menjadi harapan baru bagi penguatan dakwah di kalangan generasi muda.
“Saudara-saudara adalah generasi penerus dakwah, lentera umat di tengah padang informasi yang kadang membingungkan. Tema yang diangkat sangat tepat yakni ‘Meneguhkan Peran Da'i Muda: Dakwah Mudah sebagai Jalan Perubahan Umat’,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dakwah di era modern tidak harus selalu dilakukan melalui mimbar formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui konten digital, teladan dalam kehidupan sehari-hari, hingga komunikasi yang menyejukkan di media sosial.
Pemerintah Kabupaten Sinjai, lanjutnya, mendukung program dakwah yang konstruktif, inklusif, dan memberdayakan masyarakat.
Pengurus MDM Sinjai juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi terhadap persoalan sosial kemasyarakatan.
“Kabupaten Sinjai butuh da'i yang menjadi perekat, bukan pemicu perpecahan,” tutupnya.(*)








