KABARSINJAI.COM, - Capaian imunisasi campak Kabupaten Sinjai per 9 April 2026 dilaporkan telah menembus angka 100 persen, hal ini menunjukkan kinerja impresif Pemkab Sinjai dalam penanganan kasus campak.
Meski capaian tersebut melampaui target, yakni 95 persen, upaya pencegahan imunisasi masih terus digencarkan hingga 14 April mendatang untuk memastikan seluruh wilayah benar-benar terlindungi serta keluar dari status kejadian luar biasa (KLB).
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh jajaran tenaga kesehatan dan listas sektor hingga ke tingkat desa.
“Alhamdulillah, progres capaian imunisasi campak di Kabupaten Sinjai secara keseluruhan telah melampaui target. Namun, masih ada dua hingga tiga wilayah kerja puskesmas di tingkat desa yang belum mencapai target maksimal,” ujarnya saat ditemui usai memimpin rapat monitoring dan evaluasi capaian ORI Campak secara daring, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, belum optimalnya capaian di beberapa wilayah tersebut disebabkan oleh jadwal pelaksanaan vaksinasi yang belum sepenuhnya menjangkau desa-desa tertentu. Namun demikian, pihak puskesmas terkait telah berkomitmen untuk segera mengejar ketertinggalan tersebut dalam waktu dekat.
“Insya Allah, progresnya akan terus meningkat sebelum awal pekan depan,” tambahnya.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga mencatat adanya peningkatan jumlah kasus campak, dari sebelumnya 76 kasus menjadi 81 kasus. Namun, kenaikan ini justru menjadi indikasi positif dari intensifnya upaya penelusuran kasus di lapangan.
Menurut Andi Jefrianto yang juga Sekda Sinjai bahwa, setiap ditemukan satu kasus, tim kesehatan langsung melakukan screening menyeluruh terhadap seluruh anggota keluarga guna mencegah penyebaran yang tidak terdeteksi.
“Kenaikan ini adalah hasil dari penelusuran aktif. Jika ada satu kasus dalam satu rumah, maka semua anggota keluarga diperiksa untuk meminimalisir penularan yang tidak terpantau,” tegasnya.(*)









