![]() |
| Kadisdik Sinjai Irwan Suaib didampingi Sekretaris Disdik Dian Purnamasari dalam acara refleksi akhir tahun. (Ist) |
KABARSINJAI.COM, - Harapan ribuan anak di Kabupaten Sinjai untuk terus mengenyam pendidikan kian terbuka lebar. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 24.051 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di daerah ini telah menerima Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), dengan total anggaran fantastis mencapai Rp11,4 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, menyebutkan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjamin keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Ini bukan sekadar angka, tapi tentang masa depan ribuan anak yang kini punya peluang lebih besar untuk meraih cita-cita,” ungkap Irwan dalam acara refleksi akhir tahun di Warkop Asos, Rabu (31/12/2025) kemarin.
Rinciannya, sebanyak 17.488 siswa Sekolah Dasar (SD) menerima bantuan senilai Rp7 miliar, disusul 5.573 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan total Rp3,3 miliar, serta 990 peserta Program Kesetaraan yang memperoleh bantuan sekitar Rp1 miliar.
Irwan menegaskan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan para anggota legislatif. Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, atas peran aktifnya dalam memperjuangkan pendidikan inklusif dan ramah anak di Bumi Panrita Kitta.
“Bantuan ini adalah hasil dari kerja sama semua pihak, terutama dukungan penuh dari Ibu Bupati yang terus mendorong agar tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” ujar Irwan.
Program Indonesia Pintar sendiri bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan yang layak. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan angka partisipasi sekolah di Kabupaten Sinjai terus meningkat dan kualitas pendidikan semakin membaik.
Irwan juga menambahkan, pihaknya akan terus berupaya memperluas jangkauan penerima bantuan di tahun-tahun mendatang, serta memastikan proses penyaluran berjalan tepat sasaran dan transparan. (*)


