![]() |
| Pelatihan barbershop bagi WBP Rutan Sinjai. (Ist) |
KABARSINJAI.COM, - Rutan Kelas IIB Sinjai menghadirkan makna kemerdekaan yang berbeda, bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga membebaskan diri dari keterbatasan keterampilan.
Bekerja sama dengan Sinjai Barber Community, Rutan Sinjai menggelar pelatihan barbershop dan bakti sosial cukur gratis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (13/8/2025).
Sebanyak 60 WBP mengikuti pelatihan dengan antusias, belajar langsung teknik dasar potong rambut, penggunaan alat, hingga praktik nyata di bawah bimbingan para barber profesional.
Kepala Rutan Sinjai, Darman Syah, menyebut kegiatan ini sebagai wujud pembinaan yang bermakna.
“Kami ingin para warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bisa mereka bawa saat kembali ke masyarakat. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi harapan akan masa depan yang lebih baik,” ujar Darman.
Sinjai Barber Community, yang baru pertama kali menggelar kegiatan sosial di lingkungan pemasyarakatan, turut merasakan dampak emosional dari kegiatan ini. Perwakilannya, Ainul Mujahid, menyampaikan rasa bangga bisa berbagi ilmu dan semangat.
“Kami percaya bahwa keterampilan bisa membuka jalan baru. Melihat antusiasme mereka, kami yakin kegiatan ini punya dampak jangka panjang,” ungkap Ainul.
Setelah pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan cukur gratis bagi seluruh warga binaan. Lebih dari sekadar potong rambut, momen ini menjadi simbol kepedulian dan solidaritas sosial.
Darman menambahkan, “Kemerdekaan sejati adalah saat kita bisa memberi manfaat bagi orang lain. Sinjai Barber Community telah menunjukkan bahwa nilai-nilai itu bisa diwujudkan lewat tindakan sederhana namun bermakna," jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Rutan Sinjai dan komunitas lokal, memperkuat pembinaan warga binaan melalui pendekatan yang humanis dan produktif. (*)








