![]() |
| Foto /Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang hadir bersama Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda hadir difestival pinisi di Bulukumba |
KABARSINJAI.COM, Bulukumba - Pelestarian tradisi maritim melalui Festival Pinisi diharapkan tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mampu memperkuat daya tarik pariwisata dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Festival Pinisi XVI Tahun 2026 yang berlangsung di Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, Kamis malam (15/10/2026), menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan budaya maritim Sulawesi Selatan kepada masyarakat luas. Tradisi pembuatan kapal pinisi yang sarat nilai sejarah menjadi daya tarik utama dalam menjaga identitas budaya sekaligus mengembangkan potensi wisata daerah.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang hadir bersama Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan berbasis budaya seperti Festival Pinisi memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Pinisi XVI Tahun 2026 ini. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelestarian budaya dan tradisi maritim yang memiliki nilai sejarah serta menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Ratnawati berharap Festival Pinisi terus dikembangkan dengan menghadirkan kegiatan yang semakin menarik, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas promosi budaya daerah, serta mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
Menurutnya, kekayaan budaya tidak cukup hanya dipertahankan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga perlu dikelola secara berkelanjutan agar memiliki nilai tambah bagi pembangunan daerah. Melalui pengembangan pariwisata berbasis budaya, potensi lokal dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah.
Sementara itu, Bupati Bulukumba, Andi Muhtar Ali Yusuf, menekankan pentingnya evaluasi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan Festival Pinisi agar semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang. Festival ini diharapkan terus menjadi ruang promosi budaya, penggerak perekonomian masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Bulukumba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai, pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam mendorong potensi daerah. Kolaborasi antarpemerintah daerah dinilai dapat memperluas promosi destinasi wisata serta memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan kepada pasar yang lebih luas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai, Andi Mandasini Saleh, serta Kepala Bappeda Kabupaten Sinjai, Haerani Dahlan. (**)




