![]() |
| Fofo / penandatanganan MoU antara Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif dan Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abdul Rahim Nanda, di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, |
KABARSINJAI.COM – Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat sinergi dengan dunia perguruan tinggi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, dan Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Ir. H. Abdul Rahim Nanda, di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar, Selasa (20/10/2026).
Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan, pelatihan dan workshop, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA). Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah sekaligus mendorong pengembangan potensi unggulan Kabupaten Sinjai berbasis riset dan inovasi.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menyampaikan bahwa Unismuh Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya melalui pendidikan formal, pelatihan vokasi, bimbingan teknis, serta berbagai program pengembangan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“Kami optimistis Universitas Muhammadiyah Makassar dapat menjadi mitra strategis dalam menyelenggarakan berbagai program pengembangan kompetensi sumber daya manusia, baik melalui pendidikan formal, pelatihan vokasi, maupun bimbingan teknis yang aplikatif,” ungkap Ratnawati.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Dukungan keilmuan, penelitian, dan inovasi dari perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Ratnawati juga menegaskan bahwa Kabupaten Sinjai memiliki potensi besar di sektor pertanian, hortikultura, perikanan, pariwisata, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Potensi tersebut perlu didukung melalui riset terapan dan inovasi agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
“Kabupaten Sinjai memiliki visi untuk mewujudkan riset dan inovasi daerah yang sistematis dan berkelanjutan, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan potensi daerah berbasis agrobisnis, agroindustri, pariwisata, dan pemberdayaan UMKM. Melalui MoU ini, kita dapat mengintegrasikan keahlian akademik Unismuh dengan kebutuhan riil daerah, sehingga tercipta program-program yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas, tetapi ditindaklanjuti melalui program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama petani, nelayan, pelaku UMKM, dan aparatur pemerintah daerah.
Menurut Bupati, pengembangan riset terapan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mengoptimalkan potensi daerah. Dengan dukungan perguruan tinggi, hasil penelitian diharapkan dapat diterapkan dalam peningkatan produktivitas, pengembangan produk unggulan, serta penguatan daya saing ekonomi lokal.
Kerja sama ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sinjai, yakni “Masyarakat Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan”, melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan ilmu pengetahuan, dan pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan.
Penandatanganan MoU tersebut dirangkaikan dengan Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda ke-89 Program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor Universitas Muhammadiyah Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sinjai didampingi Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala perangkat daerah teknis terkait, serta Kepala Bagian Hukum dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai. (**)




