KABARSINJAI.COM, - Syamsul Alam (26), Korban kecelakaan laut (laka laut) di Perairan Burunglohe, Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah Lima hari dinyatakan hilang, Minggu (18/10/2026).
Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai dalam laporannya menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang melintas di TKP sekitar pukul 06.30 WITA dalam kondisi terapung di permukaan laut.
"Pukul 06.30 WITA korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang melintas di TKP sekitar perairan Pulau Burunglohe dalam kondisi terapung," tulis BPBD dalam laporannya.
Usai mendapat informasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos Basarnas Bone, Pos TNI AL Sinjai, Sat Polairud Polres Sinjai, SAR Brimob Bone, BPBD Sinjai, dan Syahbandar Sinjai langsung menuju lokasi.
Tim kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Dermaga Pelabuhan Cappa Ujung, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, dan selanjutnya dibawa ke RSUD Sinjai untuk dilakukan autopsi.
Korban diketahui merupakan warga Lingkungan Tokka, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara yang bekerja sebagai ABK KMN Tilong 03.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan di kampung halamannya di Lingkungan Tokka, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara.
"selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk di kebumikan," jelas BPBD.
Sebelumnya, Syamsul Alam dilaporkan hilang pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Perahu Jolloro KMN Tilong 03 yang ditumpanginya bersama tujuh ABK lain bertabrakan dengan Kapal Penongkol di perairan Pulau Burunglohe hingga pecah dan tenggelam. Tujuh ABK lainnya berhasil selamat dievakuasi ke Kapal Penongkol, sementara Syamsul Alam hilang.(*)





