,

Menu Utama

Tiga Abdi Negara Gugur Saat Bertugas, Kemenag Sinjai Hentikan Sejenak Apel: Hening untuk Korban KKB

, Senin, September 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-14T00:08:56Z
Kepala Subbag TU Kemenag Sinjai H. Syamsul Bakhri  pimpin mengheningkan cipta saat apel pagi dalam lingkup Kemenag Sinjai untuk mengenang jasa dan pengabdian para ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya akibat penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata,


KABARSINJAI.COM--- Duka mendalam menyelimuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) menyusul gugurnya tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya akibat penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Papua Pegunungan, Rabu, 9 September 2026 lalu

Sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas sesama abdi negara, jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai menggelar mengheningkan cipta dalam rangkaian apel pagi, Senin (14/9/2026).


Tiga ASN yang menjadi korban dalam insiden tersebut yakni Aprida Rapi (AR), Kepala Bidang Peternakan, dan Alfonsius Albinus Mehan (AAM), dokter hewan/pegawai Dinas Pertanian, yang keduanya meninggal dunia di tempat. Sementara Wili Mbuik (WM), pegawai Dinas Pertanian, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Wamena.


Ketiganya dilaporkan menjadi korban penembakan saat dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah melaksanakan tugas kedinasan, yakni meninjau kegiatan cetak sawah dan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat.


Dalam apel pagi yang di pimpin Kepala Subbag TU Kemenag Sinjai H. Syamsul Bakhri  pimpin mengheningkan cipta untuk mengenang jasa dan pengabdian para ASN yang gugur agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.


Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga besar ASN sekaligus pengingat bahwa tugas sebagai abdi negara memiliki tantangan dan risiko yang tidak ringan. Mereka gugur ketika menjalankan amanah untuk masyarakat.


“Mari kita sejenak mengheningkan cipta dan mendoakan saudara-saudara kita, para ASN yang gugur dalam menjalankan tugas. Semoga amal pengabdian mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maka Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” demikian pesan yang disampaikan dalam apel pagi.


Kemenag Sinjai menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut serta berharap situasi keamanan di Papua Pegunungan segera kondusif, sehingga para aparatur negara dapat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan aman dan tenang.


Mereka gugur saat mengabdi. Pengorbanannya menjadi pengingat bahwa di balik pelayanan kepada masyarakat, ada dedikasi dan keberanian yang patut dihormati. Kunci Syamsul Bakhri 

Iklan