![]() |
| Foto / Audiensi DPD Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Sinjai dengan Wabup, A. Mahyanto Mazda di Kantor Bupati Sinjai. |
KABARSINJAI.COM - Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sinjai diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, peternak, dan pelaku UMKM sebagai pemasok bahan baku.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Kabupaten Sinjai dengan Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, di Kantor Bupati Sinjai, Senin (3/8/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan pelaksanaan MBG sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal dalam rantai pasok kebutuhan dapur program.
Ketua DPD Gapembi Kabupaten Sinjai, Ichi Ariestutie, mengatakan pihaknya menyampaikan sejumlah masukan terkait pelaksanaan MBG, termasuk pentingnya memperkuat koordinasi antara Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), mitra, dan pengelola dapur agar program berjalan lebih efektif.
Selain itu, Gapembi menegaskan komitmennya menghimpun pelaku usaha mitra dapur, UMKM penyedia bahan baku, serta tenaga ahli gizi untuk mendukung keberhasilan program strategis nasional tersebut.
Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, menekankan agar seluruh dapur MBG di Kabupaten Sinjai mengutamakan penggunaan bahan baku yang berasal dari daerah sendiri.
"Saya tekankan agar kebutuhan bahan baku yang diperlukan setiap dapur, seperti beras, telur, ayam, sayur-sayuran hingga buah-buahan lokal, diupayakan berasal dari Sinjai. Dengan begitu, program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membantu pemasaran hasil pertanian dan peternakan masyarakat kita," katanya.
Menurutnya, Sinjai memiliki potensi pertanian dan peternakan yang mampu memenuhi kebutuhan dapur MBG, mulai dari beras, telur, ayam, aneka sayuran hingga buah lokal seperti pisang cavendish.
Ia juga mengingatkan agar pertimbangan harga dalam pengadaan bahan baku tidak mengesampingkan kepentingan masyarakat lokal.
"Memang setiap pelaku usaha tentu mencari harga yang kompetitif. Tetapi kalau selisih harganya tidak jauh, saya berharap produk-produk lokal Sinjai tetap menjadi pilihan utama. Ini adalah bentuk keberpihakan kepada petani, peternak, dan pelaku UMKM kita agar mereka juga merasakan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis," tegasnya.
Pemanfaatan produk lokal dinilai akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas karena mampu membuka pasar bagi hasil pertanian, peternakan, dan produk UMKM di Kabupaten Sinjai, sekaligus memperkuat keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.
Dalam kesempatan tersebut, Gapembi juga menyampaikan kesiapan pelantikan pengurus DPD yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus 2026 di Command Center Kabupaten Sinjai.
(**)



