,

Menu Utama

Rencana Musda XVI DPD KNPI Sinjai Mendapat Berbagai Dukungan

Stmniar
, Rabu, Juni 24, 2026 WIB Last Updated 2026-06-24T10:03:57Z


KABARSINJAI.COM, - Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sinjai yang dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Juni mendatang mendapat dukungan dari berbagai kalangan.


Mantan Ketua KNPI Sinjai, Sofwan Sabirin menyambut positif pelaksanaan Musda yang akan memilih kepengurusan KNPI Sinjai periode 2026–2029. 


Menurutnya, KNPI memiliki peran strategis sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan dan laboratorium kader bagi generasi muda.


Sofwan saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM), ia menilai KNPI merupakan organisasi yang memiliki posisi penting dalam proses kaderisasi pemuda karena menghimpun berbagai unsur organisasi kepemudaan, keagamaan, hingga organisasi sayap partai politik yang terstruktur dari tingkat pusat hingga daerah.


“KNPI adalah wadah berhimpun dan laboratorium kader yang mempertemukan kader-kader terbaik dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) maupun Dewan Pengurus Kecamatan (DPK). Tidak ada organisasi lain yang memiliki posisi strategis seperti KNPI dalam menyatukan berbagai elemen kepemudaan,” kata H. Sofwan Sabirin, Rabu (24/06/2026).


Putra mantan Bupati Sinjai periode 2013-2018 itu juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan proses kaderisasi demi melahirkan generasi penerus yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.


Menjelang pelaksanaan Musda XVI, Sofwan mengajak seluruh peserta yang akan berkompetisi dalam proses pemilihan kepengurusan untuk mengedepankan persatuan dan semangat kebersamaan.


“Saya menitipkan pesan kepada adik-adik yang akan berkontestasi dalam Musda ini agar tetap menjaga persatuan dan semangat kebersamaan. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai mengurangi rasa persaudaraan kita sebagai pemuda Sinjai,” ujarnya.


Ia berharap soliditas antara OKP dan DPK tetap terjaga sehingga pelaksanaan Musda dapat berjalan lancar, demokratis, dan melahirkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan kepemudaan ke depan.(*)

Iklan