,

Menu Utama

Himaprodi PGMI UIAD dan Disdik Sinjai Gelar Pelatihan Deep Learning Guru SD

Stmniar
, Kamis, Juni 18, 2026 WIB Last Updated 2026-06-18T06:45:19Z

 


KABARSINJAI.COM, - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Himaprodi PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar.


Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 guru tingkat Sekolah Dasar (SD) dari berbagai sekolah di Kabupaten Sinjai dan dibuka secara langsung Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UIAD Sinjai, Jamaluddin di Aula Kantor Dinas Pendidikan Sinjai, Kamis (18/6/2026).


Dalam sambutannya, Jamaluddin mengapresiasi inisiatif mahasiswa PGMI yang mampu menghadirkan program pelatihan relevan dengan kebutuhan guru di era transformasi pendidikan saat ini dan menghadirkan tig pemateri yang kompeten.


Dua Pemateri dari Dosen UIAD Sinjai, yakni Harmilawati dan Atmaranie Dewi Purnama serta Akmal Juhaepa dari Disdik Sinjai, pemateri nantinya akan memberikan materi terkait implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik melalui pendekatan yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada siswa sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.


Ketua Umum Himaprodi PGMI, Ahmad Faiz, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 150 guru sekolah dasar. Menurutnya, pelatihan diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah melalui penguatan kompetensi guru.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru dapat memperoleh wawasan dan keterampilan baru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih efektif dan mendalam di kelas, sehingga mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan Disdik Sinjai, Akmal Juhaepa, berharap agar kegiatan dapat menjadi sarana peningkatan kapasitas guru dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.


“Kami berharap pelatihan ini mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para guru mengenai konsep pembelajaran mendalam berbasis Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, para guru dapat menghadirkan proses pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan mampu membentuk karakter serta kompetensi peserta didik secara optimal,” ungkapnya.(*)

Iklan