KABARSINJAI.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Imbauan ini menyusul peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif mengatakan bahwa potensii bencana hidrometeorologi di wilayah Sinjai perlu diantisipasi bersama, terutama pada periode 11 hingga 20 Mei 2026.
Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Sinjai diperkirakan meningkat dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Ratnawati meminta warga agar lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan deras dan angin kencang terjadi.
“Seluruh masyarakat diharapkan tetap siaga dan segera mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, longsor, maupun pohon tumbang,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Selain masyarakat umum, pengguna jasa transportasi laut dan para operator pelayaran juga diminta memperhatikan kondisi cuaca, terutama terkait potensi gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.
"Saya juga mengajak masyarakat untuk aktif memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta laporan terbaru dari Posko BPBD Sinjai," Tambahnya.
Kemudian, warga yang menemukan atau mengalami kejadian bencana di wilayahnya diminta segera melaporkannya kepada BPBD agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
(**)







