,

Menu Utama

Di Hadapan Pangdam, Bupati Sinjai Tegaskan Jembatan Gantung Jadi Harapan Warga

, Selasa, April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-07T06:38:36Z

 

Foto/ Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif dampingi Panglima Kodam XIV/ Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawako pada peletakan batu pertama pembangunan Jembatan gantung di Kecamatan Sinjai Selatan


KABARSINJAI.COM - Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan dengan Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe resmi dimulai, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, Selasa (7/4/2026).


Momentum tersebut menjadi langkah awal peningkatan konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat setempat. Hadir mendampingi, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif bersama unsur Forkopimda, di antaranya Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, Dandim 1424 Sinjai Letkol Arm. Arif Hartanto, serta Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman.


Turut hadir pula jajaran kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat dari dua desa yang akan merasakan langsung manfaat pembangunan tersebut.


Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menilai, pembangunan jembatan gantung ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga. Ia menyebut, kehadiran infrastruktur tersebut akan berdampak pada kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.


“Jembatan ini akan membuka akses yang lebih aman dan efisien bagi warga. Ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pemerataan pembangunan,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi dukungan Kodam XIV/Hasanuddin dalam mendorong pembangunan infrastruktur di daerah, sekaligus mengingatkan pentingnya kualitas pekerjaan agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang.


Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari program strategis yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses.


“Jembatan ini bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga sarana penting untuk mendukung keselamatan dan mobilitas masyarakat,” katanya.


Ia mengungkapkan, program pembangunan jembatan perintis terus digencarkan di berbagai daerah. Dalam waktu sekitar 1,5 bulan terakhir, sebanyak 218 jembatan telah diresmikan, dan khusus di Sulawesi Selatan direncanakan pembangunan sekitar 337 titik.


Bangun Nawoko juga menekankan pentingnya standar keamanan dalam pembangunan, mengingat jembatan akan menjadi fasilitas vital yang digunakan masyarakat setiap hari.


Selain itu, ia mendorong sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam mengusulkan kebutuhan infrastruktur agar dapat segera ditindaklanjuti.


Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak di 15 titik wilayah Kodam XIV/Hasanuddin yang terhubung secara virtual. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

(**)

Iklan