Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Cuaca Buruk, Dua Nelayan Hilang di Laut Pulau Sembilan

Azifa
, Senin, Januari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-01-12T01:05:11Z

Jenis perahu yang digunakan dua nelayan yang dinyatakan hilang di perairan Pulau Sembilan. (Ist)

KABARSINJAI.COM, - Dua nelayan asal Jeneponto, Lili dan Rezky, dilaporkan hilang setelah perahu mereka diterjang angin kencang dan mengalami mati mesin di perairan sekitar Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Minggu (11/01/2027) sore.


Keduanya, yang kini berdomisili di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, berangkat melaut sekitar pukul 15.00 WITA untuk memancing dan memasang jaring. Namun, cuaca berubah drastis hanya dua jam kemudian.


“Sekitar pukul 17.30 WITA, angin kencang mulai menerjang. Mereka sempat mencoba berlabuh di pulau terdekat, tapi tali jangkar perahu putus,” ungkap Andi Oktave Amir, Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, saat diwawancarai Senin (12/01/2026).


Setelah kehilangan jangkar, Lili dan Rezky memutuskan untuk kembali ke daratan. Namun nahas, di tengah perjalanan mesin perahu mereka mati. Sejak saat itu, keduanya tak lagi bisa dihubungi.


Pihak keluarga yang menyadari kejanggalan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan mereka. 


BPBD Sinjai pun bergerak cepat dengan menggandeng Basarnas Bone, Polair Polres Sinjai, Syahbandar, dan Polsek Pulau Sembilan untuk memperluas pencarian.


“Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan. Kami mengerahkan semua sumber daya yang ada,” tambahnya.


BPBD Sinjai juga mengimbau nelayan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca, khususnya saat terjadi angin kencang di wilayah perairan. (*)


Iklan