,

Menu Utama

Sekda Sinjai Perkuat Tata Kelola JKN, Tekankan Pentingnya Akurasi Data

, Senin, September 07, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T04:17:26Z

 

Foto / Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa membahas pengelolaan program JKN bersama BPJS Kesehatan dan sejumlah pemangku kepentingan di Ruang Rapat Sekda Sinjai,

KABARSINJAI.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa menekankan pentingnya pemutakhiran data kepesertaan dalam pengelolaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 


Menurutnya, kesesuaian data menjadi kunci agar anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Sinjai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Andi Jefrianto saat membahas pengelolaan program JKN bersama BPJS Kesehatan dan sejumlah pemangku kepentingan di Ruang Rapat Sekda Sinjai, Senin (7/9/2026).


Ia mengatakan, pemutakhiran data perlu dilakukan secara berkelanjutan karena kondisi kepesertaan dapat berubah. Salah satunya peserta yang telah meninggal dunia namun belum segera dilaporkan, sehingga berpotensi memengaruhi kesesuaian data dan pengelolaan iuran.


“Selaku Pemerintah daerah, kami mengapresiasi rekonsiliasi ini. Kita ketahui bersama bahwa kesesuaian data itu penting sehingga kami berharap dapat terus dimuktahirkan apalagi sudah ada sistem yang mendukung rekonsiliasi,” ungkapnya.


Menurut Andi Jefrianto, rekonsiliasi juga diharapkan mampu menyelesaikan berbagai persoalan terkait kepesertaan maupun iuran. Dengan begitu, pengelolaan anggaran jaminan kesehatan pemerintah daerah dapat berjalan lebih tepat, optimal dan akuntabel.


Pembahasan tersebut mencakup pemutakhiran data dan rekonsiliasi iuran wajib segmen PPU PNSD, KP Desa, PBPU BP Pemda serta Bantuan Iuran Kabupaten Sinjai, khususnya untuk triwulan kedua tahun 2026.


Dalam pertemuan itu, BPJS Kesehatan turut memaparkan alur penyelenggaraan JKN, mulai dari kepesertaan dan pembayaran iuran hingga mekanisme peserta mendapatkan pelayanan kesehatan.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Harbu A. Hakim, mengapresiasi Pemkab Sinjai yang selama ini dinilai tertib dalam pembayaran iuran.


“Kami berharap Sinjai ini menjadi contoh bagi daerah lain, mulai dari kualitas datanya hingga iurannya yang senantiasa tepat waktu,” ungkapnya.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Sinjai Aswin Agustiansyah, Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Kahar Anies, Kepala DPMD Yuhadi Samad, pihak KPPN dan sejumlah pihak terkait.



Iklan