![]() |
| Foto / Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa saat melakika kunjungan ke Sekolah Rakyat yang terletak di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara. |
KABARSINJAI.COM - Persiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sinjai terus dipacu. Sejumlah fasilitas sekolah kini memasuki tahap akhir pengerjaan, namun masih ada beberapa kebutuhan yang harus segera dituntaskan sebelum seluruh sarana dapat digunakan secara optimal.
Kondisi tersebut diketahui setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, meninjau langsung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sinjai, Jumat (4/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Andi Jefrianto yang juga Ketua Tim Transisi Sekolah Rakyat Kabupaten Sinjai mengecek perkembangan fasilitas sekaligus mengidentifikasi sejumlah kebutuhan yang masih menjadi pekerjaan rumah.
“Kami melihat langsung progres kesiapan yang berjalan. Alhamdulillah, kegiatannya tinggal finishing saja yang harus diselesaikan,” kata Andi Jefrianto.
Meski pembangunan dan penyiapan fasilitas secara umum telah mendekati tahap akhir, kebutuhan tenaga pengajar masih menjadi salah satu perhatian. Khusus jenjang SMA, hingga kini belum tersedia tenaga pengajar yang memadai.
Untuk sementara, kebutuhan tersebut didukung tenaga pendamping yang didatangkan Kementerian Sosial (Kemensos) dari luar daerah. Sejumlah fasilitas pendukung lainnya, seperti peralatan dapur dan fasilitas kesehatan, juga masih menunggu kebijakan serta pemenuhan dari Kemensos.
Sementara itu, proses pembelajaran untuk jenjang SD dan SMP telah berjalan dengan tenaga pendidik yang tersedia.
Persoalan lain terdapat pada fasilitas asrama. Saat ini, penempatan siswa masih dilakukan secara gabungan antara jenjang SD, SMP, dan SMA lantaran sebagian fasilitas asrama belum sepenuhnya layak digunakan dan masih membutuhkan proses pembersihan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkab Sinjai agar penyelesaian fasilitas, khususnya asrama, dapat segera dilakukan sehingga penempatan siswa bisa kembali sesuai ketentuan.
“Kami berharap pihak Nindya Karya secepatnya melakukan pembersihan sehingga proses penempatan asrama putra-putri bisa sesuai dengan SOP yang ditetapkan oleh Kapus Sekolah Rakyat di Jakarta,” jelasnya.
Selain persoalan fasilitas, kondisi kesehatan siswa juga menjadi perhatian Pemkab Sinjai. Hal ini menyusul adanya sejumlah siswa yang sebelumnya sempat mengalami sakit dan mendapatkan perawatan di Puskesmas.
Andi Jefrianto memastikan kondisi siswa saat ini telah membaik. Secara umum, para siswa juga telah kembali mengikuti aktivitas pendidikan, meski beberapa di antaranya masih bersama orang tua untuk menjalani proses pemulihan.
“Kami turun langsung melalui Dinas Kesehatan untuk memberikan pendampingan. Alhamdulillah semuanya sudah aktif, hanya ada beberapa yang masih kami titipkan pada orang tuanya dan insyaallah besok mereka sudah kembali bergabung,” ujarnya.
Menurutnya, pendampingan kesehatan akan terus dilakukan selama siswa mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Pemantauan tidak hanya dilakukan ketika siswa mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga untuk memastikan kondisi dan kenyamanan mereka tetap terjaga.
Andi Jefrianto pun meminta orang tua tidak perlu cemas. Pemkab Sinjai bersama perangkat daerah terkait akan terus memantau perkembangan sekolah dan memastikan kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga fasilitas penunjang, dapat terpenuhi.
“Orang tua tidak perlu khawatir. Pemerintah daerah akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak kita di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Sinjai,” pungkasnya.
(**)




