![]() |
| Foto/ Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, H. Burhanuddin saat menghadiri Tasyakuran Khataman dan Wisuda Santri Angkatan ke-14 Ponpes Tahfidzul Qur'an Nurul Jibal |
KABARSINJAI.COM - Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurul Jibal kembali melahirkan generasi penghafal Al-Qur'an melalui Tasyakuran Khataman dan Wisuda Santri Angkatan ke-14 yang digelar di Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (7/7/2026).
Momentum tersebut menjadi penanda bertambahnya hafidz dan hafidzah di Kabupaten Sinjai sekaligus memperkuat peran pesantren dalam mencetak sumber daya manusia yang religius dan berkarakter.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menilai keberhasilan para santri menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an merupakan capaian yang tidak hanya membanggakan keluarga dan pesantren, tetapi juga menjadi modal penting dalam membangun kualitas generasi muda di daerah.
Hal itu disampaikan Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, H. Burhanuddin saat membacakan sambutan Bupati Sinjai. Menurutnya bertambahnya penghafal Al-Qur'an menjadi kebanggaan masyarakat Sinjai, khususnya Kecamatan Tellulimpoe.
"Ini adalah kebanggaan besar, tidak hanya bagi para wisudawan dan orang tua, tetapi juga bagi Pesantren Nurul Jibal dan masyarakat Sinjai, khususnya di Kecamatan Tellulimpoe, karena kembali bertambah generasi penghafal Al-Qur'an dari ponpes ini," ujarnya.
Ia mengingatkan para wisudawan agar tidak berhenti pada capaian menghafal 30 juz, melainkan terus menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Menjadi penghafal Al-Qur'an bukanlah sebuah titik akhir, tetapi jadikanlah sebagai cambuk dan motivasi bagi diri kalian untuk menjadi umat yang sebaik-baiknya. Teruslah jaga hafalan dan amalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.
Burhanuddin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk terus mendukung pengembangan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Al-Qur'an.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan visi daerah dalam membangun masyarakat yang religius dan berkualitas serta memperkuat identitas Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta yang bebas dari buta aksara Al-Qur'an.
Kegiatan wisuda turut dihadiri orang tua dan wali santri, unsur Tripika Kecamatan Tellulimpoe, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, serta jajaran pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurul Jibal.
(**)


