,

Menu Utama

Pemkab Sinjai Matangkan Transisi Sekolah Rakyat ke Gedung Permanen, Target Beroperasi Juli 2026

, Selasa, Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T15:15:32Z

 

Foto / Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa pimpin rapat persiapan operasional sekolah Rakyat di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Lecamatan Sinjai Utara


KABARSINJAI.COM - Pemerintah Kabupaten Sinjai terus mempersiapkan operasional Sekolah Rakyat permanen di Kelurahan Tanassang menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Persiapan tersebut meliputi pemindahan peserta didik dari Sekolah Rakyat rintisan di Kecamatan Tellulimpoe, kesiapan fasilitas, hingga tenaga pendidik.


Berbagai kesiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi Tim Teknis Transisi Sekolah Rakyat Permanen yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda)  lSinjai, Andi Jefrianto Asapa, bersama perwakilan Kementerian Sosial RI dan perangkat daerah terkait, Selasa (7/7/2026).


Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mengatakan seluruh perangkat daerah perlu bekerja sama agar proses transisi ke gedung permanen dapat berjalan sesuai rencana.


"Seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terintegrasi agar seluruh kebutuhan Sekolah Rakyat permanen dapat disiapkan dengan baik. Kehadiran sekolah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat," tegasnya.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso, menjelaskan peserta didik akan mulai menempati gedung permanen saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.


Menurutnya, pembangunan kawasan Sekolah Rakyat permanen di atas lahan seluas 7,5 hektare telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai sebelum 14 Juli 2026.


Pada tahap awal, kegiatan belajar mengajar akan memanfaatkan lima bangunan yang telah siap digunakan, terdiri atas ruang kelas, asrama, kantin, dan fasilitas ibadah. 


Sebanyak 230 peserta didik akan menempati sekolah tersebut, termasuk siswa angkatan pertama yang telah mengikuti pendidikan sejak 2025.


Pemkab Sinjai juga menjadwalkan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 11 Juli 2026 bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan pengasuh sebagai bagian dari persiapan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.


Selain itu, pemerintah daerah masih berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI terkait pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penambahan rombongan belajar agar proses pembelajaran tetap berjalan sesuai kebutuhan.


(**)

Iklan