,

Menu Utama

Di Hadapan Warga, Bupati Ratnawati Tegaskan Jalan Pakokko Jadi Prioritas

, Selasa, Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T02:29:06Z

 

Foto/ Warga Dusun Pakokko, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe saat mendatangi Kantor Bupati Sinjai untuk menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Sinjai


KABARSINJAI.COM - Warga Dusun Pakokko, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, kembali menyoroti kerusakan jalan yang tak kunjung tertangani. Melalui Aliansi Masyarakat Pakokko, mereka mendatangi Kantor Bupati Sinjai, Senin (4/5/2026) kemarin, untuk menyampaikan langsung dampak yang dirasakan sehari-hari.


Jalan yang rusak disebut telah menghambat aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil kebun hingga akses pendidikan. Kondisi tersebut dinilai semakin membebani masyarakat yang bergantung pada jalur itu sebagai urat nadi mobilitas.


Keluhan warga diterima oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, bersama sejumlah perangkat daerah terkait. Dalam tanggapannya, Bupati mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam penanganan infrastruktur, terutama di awal masa pemerintahannya.


Meski begitu, ia memastikan ruas jalan di Pakokko telah masuk dalam daftar prioritas penanganan pemerintah daerah. Upaya koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi juga terus dilakukan untuk membuka peluang tambahan anggaran.


“Perbaikannya akan dilakukan bertahap, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.


Data Dinas PUPR Sinjai menunjukkan, lebih dari separuh kondisi jalan di wilayah tersebut mengalami kerusakan dan tersebar di hampir seluruh kecamatan. Ruas menuju Pakokko, seperti Bonto Kunyi–Pakokko, Koro–Pakokko, hingga Laha-Laha–Pakokko, disebut sudah masuk dalam perencanaan penanganan.


Di sisi lain, warga berharap ada langkah konkret dalam waktu dekat. Mereka menilai kondisi jalan saat ini sudah berada pada titik yang mengganggu aktivitas ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat.


“Mobil tidak bisa lewat, hasil kebun sulit dibawa ke pasar,” kata salah satu warga.


Warga pun meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar akses di wilayah mereka kembali normal. (**)


====

Iklan