Peletakan batu pertama tersebut di lakukan secara berturut turut oleh Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sinjai di wakili H. Pelita beserta Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Sinjai Tengah, Senin (2/3/2026) sore.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai diwakili H. Pelita menyampaikan apresiasi atas pembangunan masjid yang dirancang dengan konsep terintegrasi untuk menghidupkan dan menopang aktivitas pondok pesantren.
Konsep tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pendidikan dan pembinaan umat.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan masjid yang terhubung langsung dengan sistem pendidikan pesantren merupakan wujud nyata penguatan ekosistem keagamaan. “Masjid dan pesantren adalah dua entitas yang tidak terpisahkan. Ketika masjid hidup, maka pesantren akan tumbuh. Begitu pula sebaliknya,” ujarnya.
Pihak Kemenag Sinjai berharap pembangunan masjid berkonsep pesantren ini dapat menjadi model inspiratif bagi daerah lain. Sinergi antara tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan masjid yang makmur serta pesantren yang mandiri dan berdaya saing.











