KABARSINJAI.COM, -Dalam rangka tindaklanjut implementasi kerja sama di bidang pertanian dan peternakan, Bupati Sinjai, Ratnawati Arif terima kunjungan civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas) di Rujab Bupati, Jumat (13/2/2026).
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis, Adi Maulana menyampaikan bahwa Sinjai memiliki potensi besar di berbagai sektor sehingga kemitraan yang telah terjalin perlu ditingkatkan menjadi lebih aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kami melihat Sinjai sebagai daerah yang potensial. Karena itu, kerja sama yang sudah lama terbangun harus lebih implementatif. Banyak inovasi yang bisa langsung kita kolaborasikan,” ujarnya.
Di sektor pertanian, Unhas menawarkan varietas benih jagung unggulan yang telah diakui secara nasional. Sinjai diproyeksikan menjadi sentra benih jagung, bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat.
Tak hanya itu, inovasi juga menyentuh sektor peternakan, mulai dari pengembangan ayam kampung unggulan Unhas, kambing dan susu kambing, hingga penguatan potensi kuda yang menjadi simbol daerah Sinjai. Pengembangan komoditas ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Kolaborasi juga akan menyasar pengembangan wilayah pesisir, khususnya rencana pengembangan kawasan pelabuhan di Sinjai Timur. Unhas akan melakukan kajian akademik untuk mendukung perencanaan strategis pemerintah daerah.
Salah satu program disiapkan adalah penguatan UMKM berbasis digital. Unhas menggandeng mitra dari Tiongkok, termasuk perusahaan platform digital TikTok, untuk memberikan pelatihan promosi online kepada pelaku UMKM Sinjai. Langkah ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas, tidak hanya lokal tetapi juga nasional hingga internasional
Sementara itu Ratnawati Arif mengapresiasi komitmen Unhas untuk menjadikan Sinjai sebagai mitra implementatif dalam pengembangan inovasi berbasis riset.
“Kami tentu menyambut baik dan sangat mengapresiasi langkah Unhas. Sinjai memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan kelautan. Dengan dukungan akademisi dan inovasi berbasis riset, potensi ini bisa kita optimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Ratnawati.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kunci dalam menghadirkan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.(*)



