Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Pemkab Sinjai Sosialisasikan Pencegahan HIV/AIDS di Area Car Free Day

Stmniar
, Minggu, Desember 21, 2025 WIB Last Updated 2025-12-22T07:50:12Z
Jalan sehat sosialisasi HIV/AIDs di Sinjai. (Ist)

KABARSINJAI.COM, - Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia Tahun 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai menggelar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di area Car Free Day (CFD), Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Minggu (21/12/2025) pagi.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sinjai. 


Turut hadir sejumlah pejabat utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Tim Penggerak PKK, serta pimpinan instansi vertikal.


Dalam kegiatan ini, Dinkes Sinjai melaksanakan berbagai agenda, di antaranya skrining HIV/AIDS, pemeriksaan kesehatan gratis, senam bersama, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penularan HIV/AIDS.


Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Emmy Kartahara Malik, mengatakan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menyasar kelompok usia produktif dan masyarakat luas.


“Sepanjang peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini, kami telah melaksanakan sejumlah kegiatan, termasuk survei pengetahuan HIV/AIDS kepada anak usia 15 hingga 24 tahun. Survei tersebut melibatkan 4.033 orang,” ungkapnya.


Selain itu, Dinkes Sinjai juga telah melakukan skrining HIV di Rumah Tahanan (Rutan) Sinjai sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penularan. 


“Hari ini di arena Car Free Day, kami kembali melakukan skrining HIV/AIDS serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda menegaskan bahwa Hari AIDS Sedunia merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan HIV/AIDS.


“Sebagai Ketua KPAD Sinjai, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah penularan HIV/AIDS. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran Kementerian Agama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. 


“Kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit ini,” pungkasnya.(*)

Iklan