![]() |
| Wisuda sarjana dan Pascasarjana UMSi di gadung auditorium Andi Azikin. (Ist) |
KABARSINJAI.COM, - Sebanyak 569 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) resmi menyandang gelar akademik, menandai akhir dari perjuangan panjang mereka di dunia pendidikan tinggi.
Prosesi wisuda angkatan VI UMSi, ini berlangsung di Auditorium Andi Azikin, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Sabtu (22/11/2025).
Rektor UMSi, Prof. Dr. Umar Congge, dalam pidatonya menyampaikan rasa bangga dan haru atas pencapaian para lulusan. Ia menekankan bahwa momen wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting dalam perjalanan hidup para mahasiswa.
“Kelulusan ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar yang luar biasa. Hari ini, 569 mahasiswa telah membuktikan bahwa mereka mampu menaklukkan tantangan akademik,” ujar Prof. Umar dengan penuh semangat.
Lebih dari sekadar gelar, Prof. Umar mengajak para lulusan untuk menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam mengabdi kepada masyarakat. Ia mengutip pepatah bijak, “Khairunnas anfa’uhum linnas sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama.”
"Dengan ilmu yang dimiliki dan nilai-nilai yang tertanam, Ananda semua dipanggil untuk melangkah ke dunia yang lebih luas, menebarkan manfaat bagi sesama," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda yang turut hadir memberikan sambutan, mengingatkan para lulusan agar menjunjung tinggi etika, moral, dan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi pendidikan di Muhammadiyah.
“Ilmu yang Anda peroleh adalah amanah. Tunjukkan bahwa lulusan UMSi tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan etika dan nilai-nilai keislaman. Kabupaten Sinjai menanti kontribusi dan ide-ide segar dari kalian semua,” ujarnya.
Mahyanto juga berpesan agar para lulusan tidak melupakan tanah kelahiran dan almamater, serta mampu menjadi duta pembangunan yang membawa kemajuan bagi daerah.
Diketahui 569 sarjana baru itu terdiri dari 209 laki-laki, 358 perempuan. Komposisinya, adalah Program Pascasarjana S2 Administrasi Publik 23 orang, Manajemen Sumberdaya Perairan 25 orang, Peternakan 47 orang.
Selanjutnya, program studi Agroteknologi 54 orang, Agribisnis 49 orang, Administrasi Publik 249 orang, Ilmu Pemerintahan 97 orang, Perencanaan Wilayah dan Kota 11 orang, Rekayasa Perancangan Mekanik 10 orang, dan Bisnis Digital 4 orang. (*)


