,

Menu Utama

Sekda Sinjai Tinjau Rumah Singgah Pasien Rujukan di Makassar, Pastikan Pelayanan Maksimal

, Rabu, Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-20T05:06:34Z

 

Foto/ Sekda Sinjai, Andi Jefrianto Asapa berbincang - bincang dengan tenaga kesehatan yang bertugas  di Rumah Singgah Pasien milik Pemkab Sinjai di Makassar

KABARSINJAI.COM - Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memperkuat layanan pendampingan bagi warga yang menjalani pengobatan rujukan di Kota Makassar. Salah satu bentuk perhatian tersebut diwujudkan melalui pemantauan langsung fasilitas Rumah Singgah Pasien Rujukan milik Pemkab Sinjai.


Peninjauan dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Rabu (20/05/2026).


Dalam kunjungan itu, Sekda memastikan fasilitas rumah singgah tetap memberikan kenyamanan bagi pasien asal Sinjai beserta keluarga pendamping selama menjalani proses pengobatan di Makassar.


Andi Jefrianto didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sinjai, Bahraeni Bakri. Kehadiran mereka disambut pengelola rumah singgah bersama puluhan pasien dan keluarga yang tengah menempati fasilitas tersebut.


Tak sekadar meninjau kondisi bangunan dan sarana pendukung, Sekda juga berdialog langsung dengan pasien serta keluarga pendamping untuk mendengarkan kebutuhan maupun masukan terkait pelayanan yang diberikan.


Menurutnya, keberadaan rumah singgah sangat membantu masyarakat, terutama pasien yang harus menjalani pengobatan secara berkala di luar daerah.


“Rumah singgah pasien ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini bisa membantu masyarakat agar lebih tenang selama menjalani pengobatan di Makassar,” katanya.


Sementara itu, Bahraeni Bakri menuturkan bahwa Pemkab Sinjai terus melakukan pembenahan layanan agar pasien dan keluarga pendamping merasa lebih aman dan nyaman selama berada di rumah singgah.


Ia menyebutkan, pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penanganan medis, tetapi juga memastikan pasien memperoleh dukungan fasilitas yang memadai selama menjalani masa pengobatan di luar daerah.


Saat ini, rumah singgah pasien rujukan Pemkab Sinjai ditempati 28 pasien bersama keluarga pendamping. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya terkait kebutuhan tempat tinggal sementara selama proses pengobatan berlangsung. (**)

Iklan