KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Hari ini Kamis 28 Mei 2020, satu pasien positif Virus Corona (Covid-19) tanpa gejala asal Kabupaten Sinjai dinyatakan negatif usai menjalani tes swab.
Adalah Haerul warga Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Haerul, sebelumnya diisolasi atau dikarantina di Hotel Sinjai, selanjutnya dirujuk ke Kota Makassar untuk melanjutkan isolasi DI Hotel Harper, Kota Makassar 17 Mei 2020 lalu.
Hal itu berdasar pada surat edaran Gubernur Sulsel Prof Dr H Nurdin Abdullah nomor 440.1/04464/DISKES/ tentang alur rujukan penanganan pasien Covid-19.
Sebelum dilepas oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkab Sinjai, Haerul yang ditemui merasa terlayani dengan baik, mulai dijemput di Sinjai hingga dipulangkan kembali ke tanah kelahirannya, pelayanan yang ia rasakan sangat memuaskan.
Baca Juga: Swab Negatif! Sembilan Orang di Sinjai Dipulangkan, Satu Diantaranya Pasien Sembuh Covid-19
“Alhamdulillah selama di Karantina kami baik-baik saja. Kepada petugas kami ucapkan terima kasih dan rasa syukur karena telah melayani kami selama 24 jam”, ujar Haerul, Kamis (28/5/2020)
Selama di Hotel Harper, Haerul mengungkapkan dirinya rutin olahraga setiap hari. Hal itu dilakukan untuk mejaga imun tubuh. Sebab, daya tahan tubuh yang kuat menjadi salah satu benteng menghadapi virus corona Covid-19.
“Setiap pagi kami turun olahraga, demikian juga petugas rutin melakukan pemeriksaan. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas pelayanannya”, pungkasnya.
Olehnya itu, Haerul berpesan kepada masyarakat agar terus menjaga ksehatannya. Selain itu, masyarakat diharapkan ikut anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dan menggunakan masker jika memang harus keluar rumah.
Sebab, kata dia, virus Covid-19 ini bukan penyakit main-main, siapapun dapat terjangkit. Karena itu, ia berharap masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Sembuh Satu, Positif Corona di Sinjai Bertambah Dua Kasus, Ada Anak-Anak
Pengakuan warga lainnya, Asri yang telah menjalani proses isolasi di Hotel Sinjai, awalnya merasa takut setelah sebelumnya dijemput oleh petugas. Namun hal itu berangsur membaik setelah diberikan pemahaman oleh petugas dari Tim Gugus Tugas Covid-19.
“Kami dulu merasa takut. Ternyata setelah kami sampai disini (Hotel Sinjai) apa yang kita bayangkan diatas, ternyata tidak terjadi demikian. Kami meminta maaf kalaupun selama 18 hari disini kami kurang tertib, namanya juga manusia biasa”, ujarnya.
Dia juga menyatakan bahwa, virus ini bukanlah penyakit main-main, tetapi masih ada orang yang menyepelehkan. Karena itu, harapnya, segala anjuran dari pemerintah mestinya diikuti.
Baca Juga: Kabar Baik, BLT Dana Desa Diperpanjang Jadi 6 Bulan
“Sekarang bagaimana kita membantu pemerintah untuk menyampaikan kepada warga terkait virus ini”, tandasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Covid-19, dr. Andi Suryanto Asapa mengatakan, masing-masing pasien yang sembuh maupun yanh dipulangkan diberikan sertifikat “Duta Pencegahan Covid-19”.
“Sertifikat ini merupakan bukti bahwa yanh bersangkutan dinyatakan sembuh bagi yang positif dan bagi yang telah diisolasi di Hotel Sinjai dinyatakan negatif dari Covid-19,” ungkapnya.
Kata dia, sertifikat ini diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. (Ay)
Editor/Andis









