,

Menu Utama

Bupati Sinjai Hadiri Rakor Ekonomi Sulsel, Tekankan Percepatan Program Prioritas

, Jumat, September 18, 2026 WIB Last Updated 2026-09-18T09:24:17Z

 

Foto / Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menghadiri Rakor Pertumbuhan Ekonomi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel


KABARSINJAI.COM - Upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah menjadi fokus Rapat Koordinasi (Rakor) Pertumbuhan Ekonomi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (18/9/2026).


Rakor yang diprakarsai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut membahas langkah percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kegiatan ini diikuti para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, serta dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Kepala BPS, dan Deputi Kementerian PPN/Bappenas.


Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif turut mengikuti rakor tersebut. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Sinjai menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat sektor-sektor unggulan daerah yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.


Menurut Bupati Ratnawati, percepatan realisasi program prioritas menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan UMKM, peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan, serta mendorong investasi di sektor jasa dan pariwisata.


"Kami di Kabupaten Sinjai terus berupaya mempercepat realisasi program prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Dengan demikian, melalui rakor ini menjadi bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil, sebagaimana capaian yang telah diraih di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan alhamdulillah Sinjai meraih peringkat pertama kategori kabupaten/kota yang mampu tumbuh kuat di atas 5 persen dengan capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 11,14 persen pada Triwulan I Tahun 2026," ujar Ratnawati.


Selain pertumbuhan ekonomi, rakor juga membahas sejumlah indikator makro pembangunan daerah, seperti tingkat kemiskinan, inflasi, tingkat pengangguran terbuka, serta pengelolaan keuangan daerah. Pembahasan tersebut diarahkan pada penyusunan langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi di masing-masing daerah.


Pada kesempatan yang sama, Kemendagri juga menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan kinerja dan inovasi dalam peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.


Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam dan diikuti sejumlah pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.


(**)



Iklan