KABARSINJAI.COM - Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema "Penguatan Kolaborasi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Melalui Pendekatan Diplomasi, Tata Kelola, dan Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Sinjai".
Kegiatan yang digelar di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Kamis (6/8/2026), menjadi forum untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal dengan melibatkan masyarakat sebagai aktor utama.
Program pengabdian tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif. Hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai H. Andi Mandasini Saleh, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sinjai, Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIP Unhas, Ketua Laboratorium Departemen Ilmu Hubungan Internasional Unhas, tim pengabdian kepada masyarakat, serta dosen visiting researcher dari Australia, Dr. Peter Lily.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai, H. Andi Mandasini Saleh, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Universitas Hasanuddin dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui pendekatan akademik.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan rekomendasi dan inovasi yang memperkuat tata kelola destinasi wisata sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai pelaku utama pariwisata.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Hasanuddin, Prof. Seniwati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pendekatan diplomasi, tata kelola, dan pemberdayaan masyarakat, pihaknya ingin membangun model kolaborasi yang mampu memperkuat pengelolaan destinasi wisata sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sektor pariwisata.
Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif mengapresiasi Universitas Hasanuddin yang menjadikan Kabupaten Sinjai sebagai lokasi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam menghadirkan solusi ilmiah terhadap berbagai tantangan pembangunan, khususnya di sektor pariwisata.
"Pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga menyangkut tata kelola yang baik, pelestarian lingkungan, penguatan budaya lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mendorong terwujudnya pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Sinjai," ujarnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Sinjai memiliki potensi wisata alam, bahari, budaya, dan sejarah yang beragam sehingga memerlukan pengelolaan yang terpadu melalui penguatan kapasitas masyarakat, promosi yang efektif, serta dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Bupati berharap hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi melahirkan rekomendasi dan program yang dapat menjadi referensi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pengembangan pariwisata yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan Pemerintah Kabupaten Sinjai ini diharapkan semakin memperkuat sinergi pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan sektor pariwisata yang berkualitas serta memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.
(**)



