![]() |
| Foto/ Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, Andi Irwansyahrani Yusuf hadir dan membuka kegiatan GP Ansor di Sinjai |
KABARSINJAI.COM - Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) GP Ansor tingkat Sulawesi Selatan (Sulsel) yang digelar di Wisma Sandika, Sinjai, menjadi ruang penguatan kapasitas kader muda Nahdlatul Ulama dalam menghadapi tantangan sosial dan kepemimpinan di era modern.
Kegiatan yang berlangsung 22–25 Mei 2026 ini diikuti kader GP Ansor dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel, serta perwakilan dari Sulawesi Barat seperti Majene dan Polewali Mandar.
Ketua panitia, Kamal Fauzi, mengatakan pelatihan tersebut difokuskan untuk membentuk kader yang memiliki kemampuan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
“GP Ansor ingin melahirkan kader yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu hadir memberi solusi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Mewakili Bupati Sinjai, Asisten Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sinjai, Andi Irwansyahrani Yusuf menilai penguatan kualitas kader pemuda menjadi hal penting di tengah perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi yang semakin cepat.
Menurutnya, generasi muda, termasuk kader GP Ansor, dituntut memiliki integritas serta kemampuan membaca perubahan sosial agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pemuda hari ini tidak boleh tertinggal oleh perkembangan zaman. Harus adaptif, memahami persoalan masyarakat, dan mampu menghadirkan gagasan yang bermanfaat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam menjaga nilai kebangsaan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sinjai, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen pemuda, termasuk GP Ansor, untuk mendukung pembangunan daerah melalui gagasan dan aksi nyata.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan SinjaiN Irwan Suaib serta Kepala Dinas PUPR Sinjai H. Haris Achmad. (**)







