,

Menu Utama

Dukung Program MBG, Bupati Ratnawati Tinjau BUMDes dan Kampung Nelayan di Sinjai Timur

, Rabu, April 15, 2026 WIB Last Updated 2026-04-15T09:19:08Z

 

Foto/ Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif saat mengunjungi Kampung Nelayan di Desa Tongke- Tongke, Kecamatan Sinjai Timur.


KABARSINJAI.COM - Penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sinjai. Hal ini terlihat dari langkah Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif yang turun langsung meninjau sejumlah sektor unggulan di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Rabu (15/04/2026).


Kunjungan tersebut difokuskan pada pemantauan keterkaitan potensi desa dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam penyediaan bahan pangan bergizi bagi masyarakat.


Salah satu lokasi yang ditinjau adalah usaha ayam petelur milik BUMDes “Sipatokkong”. Usaha ini dinilai menjadi contoh konkret bagaimana desa mampu menghadirkan unit usaha produktif yang mendukung kebutuhan program pemerintah.


Bupati Ratnawati mengapresiasi inisiatif BUMDes yang dinilai berhasil mengintegrasikan kegiatan ekonomi desa dengan program strategis nasional.

Menurutnya, Tongke-Tongke memiliki kekuatan kolaborasi yang lengkap, mulai dari sektor perikanan hingga kelembagaan ekonomi desa seperti koperasi dan BUMDes.


“Di Tongke-Tongke sudah lengkap, ada Kampung Nelayannya, ada koperasi desanya, ada BUMDes-nya yang punya usaha ayam petelur,” ungkapnya.


Selain itu, Bupati juga melakukan pemantauan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi pesisir.


Kunjungan ini menitikberatkan pada bagaimana sektor perikanan berkontribusi dalam program MBG, terutama dalam penyediaan ikan sebagai sumber protein bagi masyarakat.


“Kita melihat bagaimana proses ikan itu diadakan sebagai salah satu asupan MBG, beserta koperasi yang mengelola lewat Kampung Nelayan ini,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa integrasi antar sektor di Tongke-Tongke menjadi model yang layak dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Sinjai.


Program ini juga sejalan dengan kebijakan strategis nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi masyarakat melalui sinergi lintas sektor.


Diketahui, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penguatan infrastruktur, fasilitas perikanan, serta pengembangan potensi ekonomi pesisir, termasuk wisata kuliner. Desa Tongke-Tongke sendiri menjadi salah satu dari 64 desa di Indonesia yang terpilih dalam program tersebut dan diarahkan sebagai sentra kelautan di Kabupaten Sinjai. (**)


Iklan