,

Menu Utama

RAMAH Hadirkan Perubahan Nyata untuk Sinjai, Kemiskinan Turun, Pertumbuhan IPM Tertinggi di Sulsel

Azifa
, Minggu, Februari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-02-21T19:35:38Z

Foto pasangan RAMAH Bupati dan Wabup Sinjai. (Arsip Kabar Sinjai)

KABARSINJAI.COM, -  Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Hj. Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati, Andi Mahyanto Mazda menunjukkan tren positif dan perubahan yang signifikan di berbagai sektor vital.


Di balik keriuhan pembangunan fisik, pasangan dengan akronim "RAMAH", ini rupanya sedang sibuk merajut kembali struktur fundamental kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sinjai. Salah satu potret paling mencolok terlihat pada wajah kemiskinan daerah yang kian melandai. 


Berdasarkan data capaian kinerja tahun 2024-2025, pada tahun 2024 angka kemiskinan masih bertengger di level 7,82 persen, tangan dingin duet ini berhasil menekannya hingga menyentuh angka 7,41 persen setahun kemudian. Penurunan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan refleksi dari meningkatnya daya beli dan perputaran ekonomi di tingkat akar rumput. 


Hal ini dipertegas dengan catatan pengeluaran riil per kapita masyarakat yang kini mencapai Rp11,11 juta per tahun, sebuah lompatan kesejahteraan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berada di angka Rp10,66 juta.


Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kebijakan yang berorientasi pada masyarakat bawah.


"Kami menyadari bahwa keberhasilan sejati seorang pemimpin bukan diukur dari megahnya bangunan, melainkan dari seberapa besar beban hidup rakyat yang bisa kita ringankan. Penurunan angka kemiskinan dan kenaikan daya beli ini adalah bukti bahwa denyut ekonomi di pasar-pasar dan desa-desa kita mulai pulih dan menguat," ungkapnya Sabtu (21/2/2026).


Kemudian, prestasi paling prestisius yang menjadi buah bibir di Sulawesi Selatan adalah lonjakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Di bawah kepemimpinan RAMAH, Sinjai tidak hanya sekadar tumbuh, tetapi berlari melampaui daerah lain. 


Dengan kenaikan tajam sebesar 1,32 persen dari 71,81 menjadi 72,76. Sinjai kini menasbihkan diri sebagai daerah dengan pertumbuhan IPM tertinggi di seluruh Sulawesi Selatan. Capaian ini menjadi bukti sahih bahwa investasi pemerintah pada kualitas manusia mulai memanen hasil yang manis.


Kualitas hidup manusia di Bumi Panrita Kitta juga terlihat semakin bugar. Angka Harapan Hidup, yang menjadi cermin kualitas layanan kesehatan, kini meningkat menjadi 73,36 tahun. Masyarakat kini memiliki akses kesehatan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih mendukung untuk hidup lebih lama dan produktif. 


Sejalan dengan itu, sektor pendidikan pun tak mau ketinggalan. Harapan Lama Sekolah yang kini berada di angka 13,46 tahun serta Rata-rata Lama Sekolah yang menyentuh 7,97 tahun menunjukkan bahwa tunas-tunas muda Sinjai kini memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenyam bangku pendidikan.


Menanggapi rekor pertumbuhan IPM tersebut, Bupati Ratnawati menambahkan bahwa fokus pada sektor pendidikan dan kesehatan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar.


"Menjadi yang tertinggi dalam pertumbuhan IPM di Sulawesi Selatan adalah sebuah kehormatan, namun tugas kami belum selesai. Kami ingin memastikan anak-anak Sinjai tidak hanya bersekolah lebih lama, tapi juga memiliki daya saing yang tinggi dan kesehatan yang prima untuk masa depan mereka," imbuhnya optimis.


Beralih ke sektor pertanian yang menjadi tulang punggung daerah. Para petani kini tersenyum lebih lebar. Produksi padi mereka melonjak drastis sebesar 12,03 persen, dari yang semula 95 ribu ton menjadi 106,42 ribu ton Gabah Kering Giling. Ketahanan pangan yang menguat dan angka pengangguran yang mengecil menciptakan harmoni sosial yang kokoh. 


Setahun kepemimpinan RAMAH bukan sekadar tentang memenangkan kontestasi politik, melainkan tentang bagaimana memenangkan hati rakyat melalui kerja-kerja senyap yang terukur. Sinjai kini bukan lagi sekadar penonton di Sulsel, melainkan pemain utama yang sedang menunjukkan bagaimana sebuah komitmen "RAMAH" mampu mengubah wajah daerah dalam waktu yang masih terbilang singkat.


Berikut capaian kinerja pasangan RAMAH selama 1 tahun kepemimpinannya:


1. Tingkat Kemiskinan MENURUN dari 7,82 % (2024) menjadi 7,41 % (2025)

2. Indeks Pembangunan Manusia MENINGKAT 71,81 (2024) menjadi 72,76 (2025). Pertumbuhan IPM SINJAI TERTINGGI se Sulawesi Selatan dengan kenaikan 1,32 %

3. Angka Harapan Hidup yang merefleksikan indeks kesehatan MENINGKAT 73,04 tahun (2024) menjadi 73,36 tahun (2025)

4. Harapan Lama Sekolah (13,46 tahun) dan Rata-rata Lama Sekolah (7,97 tahun) yang merefleksikan indeks pendidikan MENINGKAT

5. Pengeluaran riil per kapita MENINGKAT 10,66 jt (2024) menjadi 11,11 jt (2025)

6. Produksi padi MENINGKAT 12,03 % dari 95 ribu ton menjadi 106,42 ribu ton Gabah Kering Giling

7. Tingkat Pengangguran TERENDAH ke-4 di Sulawesi Selatan.  (*)

Iklan