,

Menu Utama

Masjid Al Munawwarah Resmi Digunakan, Bupati Dorong Aktivitas Sosial Keagamaan

, Kamis, Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T11:48:34Z

 

Foto/ Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif saat meresmikan Masjid Al Munawwarah di Dusun Bonto Bundu, Desa Pattalassang, Kecamatan Sinjai Timur


KABARSINJAI.COM - Kehadiran Masjid Al Munawwarah di Dusun Bonto Bundu, Desa Pattalassang, Kecamatan Sinjai Timur,  Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kini menjadi harapan baru bagi penguatan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat setempat. Masjid tersebut resmi difungsikan setelah diresmikan oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, Kamis  (26/02/2026) sore.


Bupati Ratnawati menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah ritual, tetapi juga pusat pembinaan umat, penguatan ukhuwah, serta penggerak kegiatan sosial yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.


“Masjid ini harus menjadi ruang pemersatu, tempat tumbuhnya nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi. Dari sinilah lahir kekuatan sosial yang membangun peradaban,” ujarnya.


Ia menilai berdirinya Masjid Al Munawwarah merupakan cerminan kuatnya gotong royong dan kesadaran kolektif warga dalam membangun fasilitas keagamaan. Menurutnya, kebersamaan semacam ini perlu terus dipelihara agar kehidupan sosial masyarakat semakin harmonis.


Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Al Munawwarah, H. Andi Muhammad Irfan, mengungkapkan bahwa pembangunan masjid berawal dari niat tulus keluarga dan warga setempat yang kemudian tumbuh menjadi gerakan bersama.


“Sejak peletakan batu pertama, kami berkomitmen membangun masjid ini secara gotong royong. Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan keikhlasan, masjid ini akhirnya berdiri dan siap dimakmurkan,” katanya.


Ia berharap Masjid Al Munawwarah dapat menjadi pusat aktivitas keagamaan, pendidikan, dan sosial, sekaligus ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga.


Peresmian masjid ini turut disaksikan unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta tokoh masyarakat setempat, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sarana ibadah dan kehidupan religius di Sinjai Timur. (**)

Iklan