Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Bupati Ratnawati Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Data Valid Jadi Fondasi Pembangunan

Azifa
, Rabu, Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T03:53:57Z

Audiens jajaran BPS Sinjai dengan Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif. (Wenk)

KABARSINJAI.COM, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menyatakan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Hal ini ditegaskan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, saat menerima kunjungan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Sinjai di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (11/2/2026). 


Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi menjelang tahapan pendataan lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026.  


Bupati didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur, sementara rombongan BPS dipimpin langsung oleh Kepala BPS Sinjai, Syamsuddin.


Bupati Ratnawati menegaskan pentingnya validitas data dalam perencanaan pembangunan. Menurutnya, kebijakan yang efektif hanya dapat disusun berdasarkan data yang akurat dan mutakhir.


“Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang valid menjadi fondasi dalam menentukan arah pembangunan dan memastikan program yang dijalankan benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat,” tegas Hj. Ratnawati Arif.


Sebagai bentuk dukungan konkret, Bupati meminta BPS untuk turut hadir dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan.


Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sosialisasi sekaligus meningkatkan pemahaman aparatur dan masyarakat tentang pentingnya partisipasi aktif dalam sensus.


Dalam pemaparannya, tim BPS menjelaskan bahwa sensus kali ini akan menggunakan acuan System of National Accounts (SNA) 2008, standar internasional yang diterapkan untuk menyusun neraca ekonomi secara komprehensif. 


Pendataan akan mencakup 17 kategori lapangan usaha guna memotret secara detail struktur dan potensi ekonomi daerah.


Ketua Tim Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Sinjai, Andi Ridha Wahyu Sofyan, mengatakan hasil sensus akan menjadi pijakan penting dalam melihat arah dan sumber pertumbuhan ekonomi di Sinjai.


“Data yang dihimpun melalui SE 2026 akan menjadi dasar dalam mengidentifikasi sektor-sektor unggulan dan potensi baru. Saat ini, sektor perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah, dengan kontribusi signifikan melalui aktivitas di PPI Lappa,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah merampungkan tahapan administrasi dan menunggu kepastian anggaran dari pemerintah pusat. 


"Rekrutmen petugas sensus direncanakan dibuka pada April 2026 apabila seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal," jelasnya. (*)

Iklan