Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Dinas PMD Sinjai Perkuat Peran KPM, Garda Terdepan dalam Pembangunan Manusia

Andika Arya
, Rabu, Agustus 06, 2025 WIB Last Updated 2025-08-06T04:20:56Z

Monev KPM se-kabupaten Sinjai di aula pertemuan PKK Sinjai. (Salim)

KABARSINJAI.COM, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. 


Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap Kader Pembangunan Manusia (KPM), di Aula Gedung PKK Sinjai, Rabu pagi (6/8/2025).


Kegiatan ini menjadi titik penting dalam memperkuat peran KPM sebagai garda terdepan pembangunan manusia, khususnya dalam upaya penurunan angka stunting dan peningkatan kesejahteraan anak-anak di Sinjai.


Kepala Dinas PMD Sinjai, Dr. Drs. Yuhadi Samad, menyampaikan bahwa tujuan utama Monev ini adalah untuk menilai efektivitas pelaksanaan tugas KPM di lapangan, memastikan kualitas dan keberlanjutan pengumpulan serta pelaporan data.


"Monev ini untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja KPM, memberikan masukan strategis bagi pengambil kebijakan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan desa," pungkasnya.


Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh KPM atas dedikasi mereka di lapangan. 


Ia menekankan bahwa tugas KPM bukanlah hal mudah, karena mereka harus mencatat, memantau, dan mengedukasi masyarakat, bahkan sering kali dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.


“Masa depan anak-anak Sinjai ada di tangan KPM. Kita ingin memastikan proses pengumpulan data berjalan dengan baik dan valid, ada verifikasi dan validasi, serta tindak lanjut atas temuan di lapangan,” ujar Andi Jefrianto.


Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting. Menurutnya, sinergi antar sektor yang mendukung tumbuh kembang anak adalah kunci keberhasilan.


"Saya percaya dengan kerja keras dan kerja cerdas dan kolaborasi, Kabupaten Sinjai akan menjadi contoh dalam penurunan Stunting secara berkelanjutan,” tegasnya.


Andi Jefrianto berharap kegiatan ini mampu mengidentifikasi kendala di lapangan, merumuskan solusi bersama, dan yang paling penting memperkuat komitmen untuk terus bekerja demi masa depan anak-anak Sinjai yang lebih sehat dan cerdas.


Ia juga menekankan bahwa kehadiran KPM bukan hanya untuk menyajikan data, tetapi juga untuk melahirkan rekomendasi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.


"Kepada KPM saya berharap bahwa ada rekomendasi yang bisa dilahirkan. Bukan hanya data yang diberikan sehingga kehadiran KPM memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat," harapnya.


Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), yakni Supriyadi Yusuf dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Amiruddin dari Kabupaten Sinjai. (*)

Iklan