,

Menu Utama

Jejak Kepemimpinan Dandy Wardana, 36 Tahun Mengabdi Hingga Tutup Karier di BRI Sinjai

Azifa
, Rabu, Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T06:31:31Z


KABARSINJAI.COM, SINJAI, – Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Rakyat Indonesia (BRI), H.M. Dandy Wardana resmi memasuki masa purna bakti per hari ini, Kamis (1/7/2026).


Perjalanan panjang yang dimulai pada 2 Juni 1990 di BRI Cabang Selong, NTB, kini mencapai ujung setelah 36 tahun penuh dedikasi.


Lahir di Lombok Timur pada 4 Juni 1970, Dandy meniti karier dari berbagai posisi strategis di sejumlah daerah, mulai dari NTB, NTT, Yogyakarta, hingga dipercaya memimpin BRI Cabang Sinjai sejak 2023. 


Di masa kepemimpinannya, sebuah bangunan baru yang menjadi bangunan monumental kini berdiri kokoh ditengah pusat Kota Sinjai. Bangunan ini memiliki 3 lantai dengan fasilitas lift.


Selama kepemimpinannya, ia dikenal membangun hubungan hangat dengan jajaran internal maupun mitra eksternal, termasuk insan pers di Bumi Panrita Kitta' julukan daerah Kabupaten Sinjai.


Momentum perpisahan di Kabupaten Sinjai, menjadi simbol penghargaan atas pengabdian panjangnya. Dalam suasana penuh keakraban, Dandy menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada awak media yang selama ini menjadi mitra BRI. 


“Kebersamaan dan dukungan rekan-rekan jurnalis akan selalu saya kenang. Terima kasih atas sinergi selama saya bertugas di Sinjai,” ujarnya tulus kepada awak media di salah satu rumah makan di Kota Sinjai.


Apresiasi juga datang dari kalangan jurnalis. Elang Suganda menilai Dandy sebagai sosok pemimpin yang terbuka dan komunikatif, sehingga hubungan BRI dengan media berjalan harmonis. 


Ia berharap pemimpin baru BRI Sinjai dapat melanjutkan sinergi yang telah dibangun.


Atas nama rekan-rekan jurnalis di Kabupaten Sinjai, kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin selama ini. Semoga Bapak H.M. Dandy Wardana senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan dalam menjalani masa purna bakti,” ujarnya.


Kini, meski masa tugas telah berakhir, jejak pengabdian H.M. Dandy Wardana tetap hidup sebagai teladan kepemimpinan yang hangat, komunikatif, dan penuh dedikasi.


Usai pamit, Dandy kemudian bergegas menuju Kota Makassar sebelum bertolak ke kampung halaman di Lombok Timur, Provinsi NTB. (*)

Iklan