,

Menu Utama

Hadiri HLM TPID Zona II, Wabup Sinjai Tekankan Pentingnya Neraca Pangan untuk Kendalikan Inflasi

, Kamis, Juli 02, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T07:58:24Z

 

Foto / Wabup Sinjai, Andi Mahyanto Mazda usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pengendalian inflasi antar-daerah yang tergabung dalam Zona II Sulawesi Selatan.


KABARSINJAI.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan. Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda, pada High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Zona II Sulawesi Selatan yang berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Bone, Kamis (2/7/2026).


Kegiatan yang mengangkat tema penyusunan neraca pangan ini dibuka secara daring oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Jufri Rahman. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan sebagai upaya memperkuat koordinasi antar-daerah dalam pengendalian inflasi.


Selain Wakil Bupati Sinjai, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Firman Hidayat, perwakilan Pemerintah Kabupaten Wajo dan Soppeng, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Usai kegiatan, Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda mengatakan bahwa neraca pangan merupakan instrumen penting dalam mendukung pengambilan kebijakan pengendalian inflasi.


"Pengendalian inflasi tidak cukup hanya dengan memantau harga di pasar. Pemerintah harus turun tangan memastikan distribusi lancar dan ketersediaan bahan pokok aman di masyarakat. Itulah mengapa Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, hingga pengawasan jalur distribusi terus kami lakukan di Sinjai secara berkelanjutan," ungkapnya.


Ia menambahkan, Pemkab Sinjai telah menyiapkan sejumlah program strategis pada tahun 2026, di antaranya penguatan produksi cadangan pangan, pengembangan sektor hortikultura, penguatan kelembagaan, serta pengendalian ekspektasi inflasi.

Wabup berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan kebijakan pengendalian inflasi yang berbasis data (evidence-based) dan tepat sasaran.


Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pengendalian inflasi antar-daerah yang tergabung dalam Zona II Sulawesi Selatan.


Turut mendampingi Wakil Bupati Sinjai, sejumlah anggota TPID Sinjai, yakni Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Drs. A. Ilham Abubakar, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Nurhayati, Kepala BPS Syamsuddin, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura H. Kamaruddin, serta Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan A. Himawan.



(**)


Iklan