Iklan

Iklan

,

Menu Utama

Iklan

Sejumlah Kebutuhan Pokok di Sinjai Alami Fluktuasi harga

, Rabu, Agustus 06, 2025 WIB Last Updated 2025-08-06T04:23:26Z

 

Foto /Pemkab Sinjai bersama Foorkopimda lakukan Sidak guna memantau harga kebutuhan pokok masyarakat dipasar Senyral Sinjai, Rabu (05/08/2025)


KABARSINJAI.COM - Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Andi Tenri Rawe Baso melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sentral Sinjai bagian atas guna memantau langsung kondisi harga bahan pokok, Rabu (06/08/2025).


Sidak dilakukan bersama Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman, Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar Hasry, Dandim 1424 Sinjai Letkol Arm. Arif Hartanto, Ketua Pengadilan Negeri Sinjai Anthonie Spilkam Mona, dan Kepala Gudang Bulog Sinjai Adriansyah.


Dalam pemantauannya, mereka mengecek sejumlah kebutuhan pokok yang dinilai mengalami kenaikan harga.


Menurutnya pemantauan ini dilakukan karena adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas pangan, seperti cabai besar, bawang merah, dan ayam potong.


“Hari ini kita melakukan pemantauan harga komoditi di Pasar Sentral. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, seperti cabai besar yang naik sekitar Rp5.000 hingga Rp7.000 per kilogram. Dari sebelumnya Rp35.000, kini di tingkat produsen Rp40.000 dan di pengecer mencapai Rp45.000,” ungkap Andi Tenri Rawe mewakili Bupati Sinjai. 


Ia juga menyebutkan bahwa untuk komoditas bawang merah, pasokan masih bergantung dari daerah luar karena produksi lokal belum mencukupi. 


“Bawang merah kita masih datangkan dari Bantaeng dan Jeneponto,” tambahnya.


Sementara itu, harga ayam potong juga tercatat mengalami kenaikan dalam dua hari terakhir. 


“Harga ayam naik sekitar Rp5.000 per kilogram, dari biasanya Rp23.000-Rp25.000, kini menjadi Rp28.000,” jelasnya.


Sementara itu, Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman mengatakan  bahwa secara umum harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Sentral masih dalam kategori stabil.


“Kami melihat harga di pasar masih relatif normal, belum ada lonjakan signifikan. Kenaikan beberapa komoditas bisa jadi disebabkan oleh faktor musim. Kami bersama Forkopimda dan Pemkab akan terus berupaya menstabilkan harga kebutuhan pokok di Sinjai,” ujarnya.


Pemantauan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok menjelang momentum-momentum penting, sekaligus sebagai langkah antisipasi inflasi daerah. (**)

Iklan